5 Kebiasaan Ibu-ibu di Rumah yang Bisa Picu Septic Tank Meledak

5 hours ago 2

5 Kebiasaan Ibu-ibu di Rumah yang Bisa Picu Septic Tank Meledak

Terdapat beberapa kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari bisa membuat septic tank meledak.

Septic tank sebagai tempat untuk mengolah dan menampung tinja di rumah seharusnya diperhatikan perawatannya.

Jika septic tank tidak diperhatikan, bisa muncul beberapa masalah, seperti kepenuhan, mampet, bahkan bisa meledak.

Berikut ini beberapa kebiasaan yang bisa memicu meledaknya septic tank.


1. Ventilasi Septic Tank Tertutup

Menurut Peneliti Utama Teknologi Lingkungan Kota Penelitian Teknologi Bersih LIPI Neni Sintawardani, septic tank bisa meledak karena saluran ventilasi yang tidak terawat, mampet, sehingga berpotensi meledak.

"Di mana ada lubang saluran gas? Beberapa kasus saya lihat beberapa rumah karena ketidaktahuan lubang gasnya tertutup. Tertutup tanah, atau terlalu rendah, nggak tahu di mana letaknya. Nah itu lama lama tekanan gas kuat itu juga bisa meledak," kata Neni Seperti dikutip dari detikcom.

2. Membakar Dekat Ventilasi Septic Tank

Septic tank bisa meledak jika dipicu oleh api. Ketidaktahuan lokasi ventilasi septic tank yang mengeluarkan gas bisa menjadi salah satu pemicu ledakan.

"Kalau kita tahu terpelihara oh di situ ada saluran gas. Ya, kita hindari dong jangan bakar-bakar di dekat situ karena kita tahu ada biogas," sambungnya.

3. Membuang Cairan Pembersih ke dalam Septic Tank

Banyak yang mengira bahwa septic tank juga bisa berfungsi sebagai tempat pembuangan limbah dapur atau kamar mandi.

Padahal, limbah yang mengandung cairan pembersih atau antiseptic tidak disarankan dialirkan ke septic tank karena bisa mematikan bakteri pengurai di septic tank.

"Kalau pakai sebulan sekali ya nggak apa-apa mungkin mati sedikit, tapi saya sendiri nggak pakai," tegasnya.

4. Kuras Habis Septic Tank

Kesalahan lainnya saat melakukan perawatan septic tank adalah mengurasnya hingga habis.

Menurutnya, jangan menyedot septic tank sampai habis karena bisa menyebabkan kurangnya bakteri pengurai limbah tinja, sehingga limbahnya lama teruai dan membuat septic tank jadi lebih cepat penuh.

"Mana ada bibit (bakteri pengurai). Lama lagi bibitnya," ujar Neni.

5. Bentuk Septic Tank yang Asal

Septic tank mungkin terdengar sepele sebagai tempat pembuangan limbah tinja. Namun, pembuatan dan bentuknya tidak boleh dilakukan dengan asal.

Menurut Neni, septic tank perlu didesain dengan baik dengan memperkirakan volume jumlah limbah yang diproduksi oleh penghuni.

Selain itu, tanki harus terbagi menjadi minimal dua bagian untuk penampung dan ruang kedap udara untuk penguraian limbah.

"Jika volumenya sesuai dengan apa yang masuk dan desainnya tidak satu ruang, jadi minimal dua orang, itu biasanya lebih aman stabil. Tidak perlu dilakukan penyedotan terlalu sering," imbuhnya.

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |