Appi Janjikan Hadiah Rp100 Juta untuk Wilayah Terbaik dalam Pengelolaan Persampahan

15 hours ago 7

Makassartoday.com, Makassar — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus mendorong lingkungan berbasis RT/RW untuk bertransformasi menjadi ruang pemberdayaan masyarakat yang aktif dan produktif. Menurut sosok yang akrab disapa Appi ini, pemberdayaan bisa dimaksimalkan lewat pengelolaan sampah yang cermat, urban farming, hingga penguatan ekonomi warga.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri ajang Malam Weekend Kuliner Lorong 37 di Jalan Sungai Limboto, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Makassar, Sabtu (1/8/2026) malam. Acara yang digelar dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-81 ini menjadi ajang apresiasi Appi untuk warga RT 003 RW 001 yang sukses bersolek secara gotong royong.

Di Lorong 37, warga tak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga telah menyediakan tempat sampah terpilah (organik, nonorganik, residu, hingga B3). Tak berhenti di situ, area jalan dimanfaatkan secara ciamik untuk urban farming hidroponik dan polibag, bahkan hingga peternakan ayam.

“Tidak banyak warga masyarakat yang bisa secara bersama-sama bergotong royong menciptakan suasana yang sangat asri dan bersih seperti ini,” puji Appi.

Periklanan

Ad imageAd image

Appi menilai, aktivitas warga ini sangat potensial jika dikembangkan menjadi sistem yang terintegrasi penuh. Ia menyarankan agar sampah organik diolah menjadi kompos atau dimanfaatkan lewat media maggot yang bisa dialokasikan sebagai pakan ayam.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan Bank Sampah Unit. Menurutnya, pemilahan sampah anorganik yang konsisten punya nilai ekonomis yang lumayan untuk menambah pendapatan dapur warga.

“Inilah yang kita harapkan di dalam satu lingkungan yang punya sistem siklus integrasi yang bisa menjaga kebersihan lingkungan dengan mengolah sampah dengan baik,” tambahnya.

Gali Potensi Lokal dan Iming-iming Rp100 Juta

Menariknya, Appi tidak mewajibkan setiap RT/RW meniru konsep yang sama persis. Setiap wilayah dibebaskan menggali kreativitas dan potensi lokalnya masing-masing. Ia mencontohkan Kelurahan Berua di Kecamatan Sudiang yang memilih fokus mengembangkan konsep wilayah herbal.

Ia juga berpesan agar kerja keras warga tidak berhenti di tahap penataan awal saja, melainkan terus dirawat. Appi menginstruksikan para camat dan lurah untuk pasang badan memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif warga.

Sebagai bentuk motivasi tambahan, Pemkot Makassar telah menyiapkan kejutan khusus: hadiah tunai Rp100 juta bagi wilayah RT/RW terbaik yang bakal diumumkan pada momen Hari Ulang Tahun Kota Makassar mendatang.

Appi menegaskan bahwa dana tersebut nantinya murni diperuntukkan bagi kepentingan bersama warga setempat.

“Hadiah tersebut bukan untuk kepentingan pribadi ketua RT atau RW, tetapi digunakan bersama masyarakat untuk kebutuhan lingkungan maupun pengadaan fasilitas, seperti kursi, tenda, hingga perbaikan pos ronda,” tutup Appi.

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |