Bantahan Legenda Skateboard Tony Hawk Soal Pernikahannya Digelar di Pulau Epstein

9 hours ago 3

Jakarta -

Legenda skateboard dunia, Tony Hawk, akhirnya buka suara soal rumor liar yang menyeret namanya ke dalam kasus Jeffrey Epstein.

Ia mengecam keras informasi keliru yang menyebut salah satu pernikahannya pernah digelar di Pulau Epstein, properti milik terpidana kejahatan seksual tersebut.

Melalui unggahan Instagram Stories pada Kamis, 5 Februari 2026, Tony Hawk menegaskan bahwa klaim tersebut sepenuhnya tidak benar.

Ia bahkan menyebut dirinya tidak pernah bertemu Jeffrey Epstein, apalagi mengunjungi pulau yang dikenal sebagai Little Saint James di Kepulauan Virgin Amerika Serikat.


"Berikut adalah fakta dan kronologi pernikahan saya, dan saya mohon maaf jika semua ini tidak sesuai dengan narasi yang tidak masuk akal," tulis Tony Hawk dalam unggahannya yang ditampilkan dengan huruf kapital.

Instagram stories Tony HawkInstagram stories Tony Hawk/ Foto: Instagram

Tony Hawk, yang telah menikah sebanyak empat kali, lalu merinci lokasi seluruh pernikahannya secara terbuka.

Ia menjelaskan bahwa pernikahannya dengan Cindy Dunbar pada 1990 berlangsung di Fallbrook, California, tepatnya di rumah.

Pernikahan keduanya dengan Erin Lee pada 1996 digelar di Hotel Hilton, San Diego.

Sementara itu, pernikahannya dengan Lhotse Merriam pada 2006 memang berlangsung di Fiji, namun tepatnya di Pulau Tavarua Surf, bukan di Pulau Epstein.

Tony Hawk kemudian menikahi Catherine 'Cathy' Goodman pada 2015 dalam sebuah upacara di Adare Manor, Irlandia.

Nama Tony Hawk kembali mencuat setelah disebut dalam Epstein Files, kumpulan dokumen yang dirilis ke publik oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Dokumen tersebut memuat berbagai wawancara korban dan saksi, serta laporan terkait aktivitas Epstein di sejumlah propertinya.

Menanggapi hal itu, Tony Hawk menjelaskan asal mula kesalahpahaman yang berkembang di media sosial.

Ia menyebut, salah satu tamu pernikahannya di Fiji pada 2006 memotret acara tersebut dan menjual lisensi fotonya kepada Getty Images.

"Salah satu tamu pada tahun 2006 memotret upacara di Fiji dan memberikan lisensi foto tersebut kepada Getty Images," ungkapnya.

Masalah muncul karena fotografer tersebut bernama Mark Epstein, yang kebetulan memiliki nama belakang sama dengan Jeffrey Epstein.

Namun Tony Hawk menegaskan bahwa Mark Epstein sama sekali tidak memiliki hubungan keluarga dengan Jeffrey.

Ia bahkan menekankan bahwa Mark Epstein adalah seorang fotografer olahraga ekstrem asal Wyoming yang profesional dan tidak terkait dengan sosok Epstein yang tersandung kasus kriminal.

"Namanya [secara kebetulan] Mark Epstein," tulis Tony Hawk, sebelum menegaskan bahwa ia "tidak pernah bertemu Jeffrey Epstein dan pulaunya belum pernah saya kunjungi."

Menutup pernyataannya, Tony Hawk menegaskan bahwa seluruh informasi terkait pernikahannya mudah diverifikasi secara publik dan meminta agar hoaks tidak terus disebarkan.

"Semua ini adalah informasi yang mudah diverifikasi. Fakta tidak bisa dipertukarkan," tegasnya, sambil menyampaikan permintaan maaf kepada Mark Epstein atas "pusaran informasi yang salah" yang menyeret namanya.

Jeffrey Epstein sendiri diketahui divonis bersalah pada 2008 karena meminta layanan prostitusi dari anak di bawah umur.

Ia kembali ditangkap pada Juli 2019 atas dugaan perdagangan seks dan pelecehan seksual terhadap remaja, sebelum akhirnya meninggal dunia pada Agustus 2019 saat menunggu persidangan.

(ikh/fik)

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |