Bikin Merinding, Tweet Lama Soal Prediksi Hantavirus 2026 Viral Lagi

6 hours ago 5

Jakarta -

Tweet lama yang mendadak viral sering kali memang terasa seram karena cocok dengan situasi yang sedang terjadi.

Cuitan tahun 2022 yang bertuliskan "2026: Hantavirus" ikut meledak setelah WHO mengonfirmasi adanya klaster Hantavirus di kapal pesiar MV Hondius, dan membuat banyak netizen langsung mengaitkannya sebagai ramalan yang jadi kenyataan.

Padahal, secara ilmiah, Hantavirus bukan penyakit baru. Virus ini sudah dikenal dunia medis sejak puluhan tahun lalu dan beberapa kali muncul dalam kasus sporadis di berbagai negara.

Jadi, kemungkinan seseorang menyebut nama Hantavirus jauh sebelum ramai diberitakan sebenarnya bukan hal mustahil.


[Gambas:Twitter]

Kasus yang membuat heboh kali ini berasal dari kapal pesiar MV Hondius yang membawa penumpang dari berbagai negara.

WHO melaporkan terdapat sejumlah kasus infeksi dengan dugaan strain Andes virus, termasuk beberapa korban meninggal dunia.

Dugaan awal paparan berasal dari kontak dengan hewan pengerat di wilayah Amerika Selatan yang sempat disinggahi kapal tersebut.

Netizen di X pun terbelah. Sebagian menganggap akun itu seperti peramal masa depan, sementara yang lain menilai fenomena ini hanyalah bias internet.

"Bisakah kamu menjelaskan bagaimana postingan ini bisa dibuat? lol," tulis @sa***es.

"Saya yakin ini hanya kebetulan besar dan "pandemi" baru ini tidak direncanakan bertahun-tahun sebelumnya, seperti yang terakhir!," komentar @fl***th.

Banyak prediksi dibuat setiap tahun, tetapi hanya yang kebetulan tepat yang akhirnya viral dan diingat publik.

Hantavirus sendiri menyebar lewat urine, feses, atau air liur tikus yang mengontaminasi udara maupun permukaan benda.

Gejalanya bisa berupa demam, nyeri otot, gangguan pernapasan, hingga komplikasi serius pada ginjal atau paru-paru.

WHO menegaskan risiko global saat ini masih rendah dan belum ada indikasi situasi berkembang menjadi pandemi seperti COVID-19.

Sebagian besar jenis Hantavirus juga tidak mudah menular antarmanusia, meski strain Andes virus diketahui memiliki kemungkinan penularan yang sangat jarang terjadi.

Fenomena tweet viral seperti ini sebenarnya sering muncul setiap kali dunia menghadapi peristiwa besar.

Setelah kejadian terjadi, publik cenderung mencari pola atau "kode" dari masa lalu yang terasa relevan dengan situasi sekarang.

(ikh/ikh)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |