Kangkung Jarang Masuk di Menu Rumah Sakit, Alasannya...

7 hours ago 4

Jakarta -

Kangkung menjadi salah satu sayuran kegemaran masyarakat Indonesia karena bisa diolah dengan berbagai macam menu.

Dari ditumis hingga dibuat menjadi cah kangkung dan bisa ditemukan di warung makan maupun rumah tangga.

Namun, sayuran ini nyatanya cukup jarang ditemukan dalam menu makanan untuk pasien di rumah sakit.

Pemilihan menu kangkung di rumah sakit ini nyatanya kudu melewati pertimbangan ketat karena bukan hanya rasa atau harga bahan makanan.


Ahli gizi mengatakan bahwa tiap menu pasien harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan, keamanan pangan, hingga kemudahan pengolahan dalam dapur rumah sakit.

Hana Fitria Navratilova, Dosen Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia IPB University, pada CNBCIndonesia, mengatakan sayuran berdaun hijau seperti kangkung memang cenderung jarang digunakan dalam menu rumah sakit.

"Secara umum, sayuran berdaun memang jarang disajikan dalam menu rumah sakit karena selain alasan praktis seperti penyimpanan dan pengolahan, juga sayuran berdaun cenderung tinggi purin," kata Hana dalam ketengarannya di laman IPB University.

Tak hanya purin, kandungan oksalat dan nitrat dalam sayuran berdaun juga menjadi pertimbangan. Zat-zat tersebut dapat menjadi perhatian khusus pada pasien dengan kondisi tertentu, seperti gangguan ginjal atau masalah metabolisme.

Kangkung termasuk sayuran yang tak bisa disimpan terlalu lama dan harus segera diolah setelah dibeli.

Kontaminasi logam berat yang dikonsumsi dalam jangka panjang bisa menimbulkan gangguan kesehatan dari masalah ginjal, hati, hingga risiko kanker.

Hal-hal ini membuat rumah sakit umumnya memilih jenis sayur yang lebih aman dikonsumsi mayoritas pasien dan lebih mudah dikontrol kandungan gizinya.

(dis/and)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |