Kwon Mina Bicara soal Putusan Kasus Kekerasan Seksual 18 Tahun Lalu

14 hours ago 10

Jakarta -

Mantan member AOA, Kwon Mina, akhirnya menyampaikan perasaannya setelah proses hukum kasus kekerasan seksual yang dialaminya sejak 18 tahun lalu memasuki tahap akhir.

Lewat unggahan di Instagram pada 19 Mei 2026, Mina menuliskan pesan panjang tentang perjuangannya selama lebih dari empat tahun menghadapi proses persidangan di Korea Selatan.

Ia mengaku perjalanan hukum tersebut sangat menguras emosi dan mental. Meski begitu, Mina tetap merasa lega karena pengadilan akhirnya mengakui sebagian tuntutan yang ia ajukan.

Menurut Mina, sejak awal dirinya berharap hakim mengabulkan seluruh dakwaan, termasuk tuduhan pemerkosaan dan penganiayaan fisik, agar pelaku mendapat hukuman lebih berat.


Namun, dalam putusan akhirnya, pengadilan hanya menerima dakwaan pemerkosaan. Sementara tuduhan terkait kekerasan fisik tidak dikabulkan karena sebagian kasus disebut sudah melewati batas waktu hukum atau kedaluwarsa.

"Bagi saya sebagai korban, apakah semuanya diakui atau tidak sangat berarti. Namun, saya tetap merasa bermakna karena setidaknya satu dakwaan diakui," tulis Mina.

Mina mengatakan keputusan itu setidaknya menjadi pengakuan bahwa apa yang dialaminya memang benar terjadi.

Ia juga menyinggung bagaimana situasi sosial di masa lalu membuat banyak korban kekerasan seksual memilih diam karena takut dihakimi lingkungan sekitar.

Karena itu, Mina mencoba memberi semangat kepada para penyintas lain agar tidak menyalahkan diri sendiri dan tidak takut berbicara.

"Korban sering kali tidak punya tempat bergantung saat memperjuangkan keadilan," ujarnya.

Selain membahas putusan pengadilan, Mina juga mengucapkan terima kasih kepada polisi dan jaksa yang telah mendampinginya selama proses hukum berlangsung.

Ia bahkan meminta maaf jika kasus panjang tersebut sempat merepotkan banyak pihak.

Di sisi lain, Mina mengaku saat ini masih harus menghadapi proses hukum lain yang membuat kondisi mentalnya semakin terkuras.

Untuk sementara, ia ingin fokus memulihkan diri dan menenangkan pikirannya setelah melewati proses panjang yang melelahkan.

"Saya tidak ingin terlalu fokus pada hasil akhir, tetapi berharap setidaknya sebagian dari kesaksian saya diakui," katanya.

Di akhir tulisannya, Mina merasa seperti baru saja melepaskan satu beban besar dalam hidupnya, walaupun masih ada proses lain yang harus dihadapi ke depan.

Kwon Mina pertama kali mengungkap pengalaman kekerasan seksual yang dialaminya pada 2023 lewat sebuah program YouTube. Saat itu, ia mengatakan pelecehan tersebut terjadi ketika dirinya masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Sejak saat itu, Mina beberapa kali membagikan perjuangan mental dan trauma yang masih membekas melalui media sosial pribadinya.

(yoa/and)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |