Jakarta -
Panggung Cannes Film Festival 2026 baru saja saksi dari momen paling mengharukan tahun ini. Aktor legendaris John Travolta tak mampu membendung air matanya di hadapan publik Riviera, Prancis.
Bukan karena tuntutan peran, aktor berusia 72 tahun ini menangis haru saat menerima penghargaan seumur hidup, Honorary Palme d'Or. Penghargaan itu menjadi bentuk penghormatan atas kontribusi luar biasanya di industri perfilman selama lebih dari 50 tahun.
Sambil memeluk piala emas tersebut, bintang Pulp Fiction ini membisikkan kalimat yang langsung viral di media sosial.
"This is beyond the Oscar," ucapnya.
Namun, di balik air mata bahagia itu, ada alasan emosional mendalam mengapa Travolta tak mampu membendung air matanya di atas panggung.
Cannes 2026 menjadi momen yang sangat penting karena ia resmi debut sebagai sutradara lewat film pendek berdurasi 61 menit berjudul Propeller One-Way Night Coach.
Film tersebut memiliki nilai personal karena diadaptasi langsung dari buku cerita anak-anak yang ditulis Travolta sendiri pada tahun 1997 silam.
Usut punya usut, proyek film ini merupakan bentuk dedikasi dan pesan cinta Travolta untuk mendiang putranya, Jett Travolta, yang meninggal dunia secara tragis akibat penyakit Kawasaki pada 2009 lalu.
Kritikus film di Next Best Picture mendapati pada bagian ucapan terima kasih di kredit akhir, Travolta mendedikasikan film ini untuk keluarganya, termasuk mendiang istri, Kelly Preston, ketiga anak mereka, serta orang tua dan saudara yang tak disebutkan namanya.
Keterlibatan putri kandungnya, Ella Bleu, sebagai salah satu pemain di film ini seolah melengkapi misi keluarga Travolta untuk memberikan penghormatan terbaik bagi mendiang Jett.
Bagi penggemar, film ini merupakan karya tulus seorang ayah yang berhasil menyalurkan rasa rindunya lewat magis layar lebar.
(KHS/KHS)
Loading ...

2 hours ago
1
















































