Pemkot Makassar Kejar Realisasi Proyek PSEL Usai Disindir Menko Terkait Masalah Sampah

2 days ago 12

Makassartoday.com, Makassar — Pemerintah Kota Makassar terus mengakselerasi realisasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang penanganan sampah kota. Saat ini, proyek strategis tersebut tengah memasuki tahap transisi regulasi menuju skema baru dengan pendampingan ketat Aparat Penegak Hukum (APH) dan instansi pengawasan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjelaskan bahwa proses transisi ini mengharuskan Pemkot mengakhiri kerja sama skema lama yang berbasis Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018 untuk beralih ke skema baru sesuai Perpres Nomor 109.

“Harus ada pengakhiran perjanjian dengan pemenang kontrak yang menggunakan Perpres 35. Untuk berpindah ke Perpres 109, skemanya berubah sehingga proses pengakhiran wajib dilakukan terlebih dahulu,” ujar pria yang akrab disapa Appi ini di Makassar, Selasa (4/8/2026).

Agar transisi berjalan transparan dan memiliki kepastian hukum, Pemkot Makassar mengandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Kejaksaan untuk memberikan pendampingan resmi.

Periklanan

Ad imageAd image

“Kami meminta pendampingan dari BPKP dan Kejaksaan supaya proses perpindahan regulasi ini berjalan dengan baik dan taat hukum. Kita berharap pengawalan ini dapat mempercepat realisasi proyek PSEL sehingga ketergantungan kita terhadap TPA bisa segera berkurang,” tegas Appi.

Progres TPA Tamangapa Capai 93 Persen

Selain memacu PSEL, Pemkot Makassar juga berpacu menyelesaikan pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, guna melepaskan sanksi administratif akibat praktik open dumping di masa lalu. Pemkot kini mentransformasi TPA tersebut menjadi sistem sanitary landfill.

Appi mengungkapkan, penanganan area terbuka di TPA Tamangapa saat ini sudah menunjukkan perkembangan signifikan dan hampir rampung.

“Fokus kita adalah pembenahan agar sanksi administrasi dicabut. Berdasarkan laporan lapangan, sekitar 93 persen area terbuka sudah ditutupi tanah, termasuk penerapannya lewat sistem terasering menggunakan membran,” jelasnya.

Namun, Appi menegaskan bahwa keberhasilan PSEL maupun TPA Tamangapa sangat bergantung pada pengelolaan sampah di tingkat hulu. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk aktif memilah sampah dari rumah tangga.

Sinyal Positif Pusat

Langkah cepat jajaran Pemkot Makassar ini juga merespon perhatian khusus yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, saat menghadiri pertemuan bersama kepala daerah se-Sulawesi Selatan di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (4/8/2026).

Menko Pangan meminta Pemkot Makassar mempercepat penyelesaian persoalan persampahan, termasuk mengakselerasi hadirnya PSEL sebagai fasilitas pengolahan sampah modern.

Pihak Pemkot memandang dorongan dari Menko Pangan tersebut sebagai sinyal positif dan bentuk dukungan penuh pemerintah pusat terhadap penataan sampah di Kota Makassar, sekaligus pengingat pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya.

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |