Jakarta -
Sebuah penemuan mengejutkan dilakukan oleh para arkeolog di Bulgaria.
Mereka menggali sebuah makam kuno berusia 6.500 tahun yang ternyata berisi lebih dari 1,5 kilogram emas. Temuan ini disebut menjadi salah satu bukti tertua penggunaan emas oleh manusia.
Dalam laporan dari Moneycontrol, temuan ini berasal dari situs Varna Necropolis yang diketahui sebagai kompleks pemakaman prasejarah penting di Eropa. Terdapat ratusan kuburan di lokasi tersebut, namun ada satu makam yang menjadi sorotan, yaitu Grave 43.
Makam itu berisi kerangka seorang pria yang dikubur bersama lebih dari 1,5 kilogram artefak emas seperti perhiasan hingga benda peninggalannya. Para peneliti pun menyimpulkan jika pria tersebut memiliki status sosial yang tinggi seperti sultan, pemimpin, atau tokoh penting pada zamannya.
"Emas ini bukan sekadar harta tetapi bukti awal kekuasaan dan status," isi laporan penelitian tersebut.
"Ini membuktikan manusia sudah mengembangkan teknik metalurgi maju pada Zaman Tembaga," lanjutnya.
Hal itu seperti memperlihatkan pada 6.500 tahun yang lalu manusia sudah memiliki kemampuan teknologi yang cukup kompleks. Emas yang ada di dalam makam pun berasal dari periode sekitar 4.600-4.200 SM atau lebih tua dari Piramida Mesir.
Penemuan ini juga memperlihatkan adanya kehidupan dengan perbedaan status sosial di masyarakat sudah terjadi sejak lama. Pasalnya tidak semua makam memiliki emas dalam jumlah besar.
"Pola pemakaman menunjukkan adanya struktur sosial dan kelas elit," kata arkeolog.
Selain emas, peneliti juga menemukan batu langka dan cangkang laut dari wilayah yang jauh. Penemuan itu menandakan masyarakat kala itu sudah melakukan perdagangan jarak jauh dan melakukan transaksi pertukaran barang.
Penemuan emas tersebut menjadi bukti bahwa manusia sudah memiliki konsep kekayaan hingga status sosial sejak ribuan tahun lalu.
(agn/and)
Loading ...

10 hours ago
11
















































