Rumah Eks Wamen Digeledah Polisi, Ada Uang Rp430 M di Botol Air Mineral

3 hours ago 1

Jakarta -

Ratusan miliar rupiah uang tunai ditemukan tersembunyi di dalam botol-botol air mineral saat aparat melakukan penggerebekan di rumah seorang mantan pejabat. Temuan yang tidak biasa itu langsung menyita perhatian publik karena nilai uang yang mencapai sekitar Rp430 miliar.

Belakangan diketahui, penggerebekan tersebut terjadi di Irak dan menyasar rumah mantan Wakil Menteri Listrik, Adil Karim. Mengutip laporan CNBC Indonesia, aparat menemukan uang tunai sekitar US$24 juta atau setara Rp430 miliar yang diduga berkaitan dengan penyelidikan kasus korupsi.

Temuan itu sontak menjadi sorotan karena cara penyimpanannya dinilai tidak lazim dan diduga menjadi upaya menyembunyikan aset dalam jumlah besar.

"Uang tunai tersebut disembunyikan di dalam botol air mineral yang disimpan rapi di dalam rumah Adnan Al-Jumaili di Tikrit," kata Dewan Yudisial Tertinggi Irak seperti dikutip Anadolu Agency, Selasa (7/7).


"Selain uang tunai, aparat juga menemukan serta menyita sekitar 5 kilogram perhiasan emas," tambahnya.

Kasus tersebut merupakan bagian dari upaya otoritas Irak mengusut dugaan korupsi yang menyeret mantan pejabat tinggi tersebut. Aparat masih menelusuri asal-usul uang yang ditemukan sekaligus menyelidiki kemungkinan adanya aliran dana lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Selain menyita uang tunai, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti lain yang diyakini memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut. Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung dan pihak berwenang belum menutup kemungkinan adanya pihak lain yang ikut terlibat.

Kasus ini bermula dari penyelidikan terhadap Al-Jumaili, yang diberhentikan dari jabatannya pada 2 Juni 2026 lalu karena diduga terlibat dalam pemborosan dana publik serta pemberian kontrak secara ilegal, yang akhirnya membuka jalan bagi pengungkapan salah satu penyitaan aset korupsi terbesar di negara tersebut.

Irak dalam beberapa tahun terakhir gencar melakukan pemberantasan korupsi di berbagai lembaga pemerintahan. Sejumlah mantan pejabat telah diproses hukum sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan transparansi dan memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.

(dis/fik)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |