Salat Safar Salah Satu Amalan Sunnah yang Baik Dilakukan Sebelum Mudik

13 hours ago 10

Jakarta -

Hari raya Idul Fitri tinggal menghitung hari lagi. Para perantau pun sudah mulai mudik ke kampung halaman. Tak sedikit yang harus menempuh jarak jauh dan waktu berhari-hari untuk bisa sampai ke kampung halaman.

Walaupun melakukan perjalanan jauh untuk bisa sampai ke kampung halaman, tentu saja menunaikan ibadah tetap tak boleh ditinggalkan.

Islam memberikan kemudahan dan keringanan dalam menunaikan ibadah bagi seorang muslim yang tengah di perjalanan mudik. Selain memberikan kemudahan, Islam juga menganjurkan amalan sunnah yang baik dikerjakan sebelum melakukan perjalanan atau safar.

Salah satu amalan yang dianjurkan sebelum melakukan perjalanan jauh adalah salat safar. Salat Safar merupakan salat yang disunnahkan sebelum meninggalkan rumah, untuk memohon perlindungan, keselamatan, dan keberkahan kepada Allah SWT selama perjalanan.


Safar dalam pengertian syariat merujuk pada perjalanan yang menempuh jarak tertentu dan menyebabkan seseorang meninggalkan tempat tinggalnya untuk sementara waktu. Perjalanan tersebut seperti mencari ilmu, perjalanan haji atau umrah, hingga mudik.

Dalam ajaran Islam, hukum salat safar adalah sunnah, yang berarti sangat dianjurkan untuk dikerjakan meskipun tidak berdosa jika tidak dilakukan. Dalam berbagai riwayat hadis, Rasulullah SAW sering melaksanakan salat dua rakaat ketika hendak meninggalkan suatu tempat.

Dalam hadis yang diriwayatkan dari Anas bin Malik disebutkan, "Nabi SAW tidak tinggal di suatu tempat kecuali beliau meninggalkan tempat tersebut dengan salat dua rakaat," (HR Al-Hakim).

Dalam riwayat lain Rasulullah SAW juga bersabda, "Tidak ada bekal yang lebih baik untuk ditinggalkan pada keluarganya saat hendak bepergian kecuali salat sunnah dua rakaat yang dilakukan di rumahnya." (HR Ath-Thabrani)

Hadits tersebut membuktikan bahwa salat safar menjadi salah satu amalan yang dianjurkan ketika seseorang hendak melakukan perjalanan.

Bacaan Niat Salat Safar

Sama seperti salat sunnah lainnya, salat safar juga diawali dengan membaca niat.

Berikut bacaan niat sholat safar:

أُصَلِّي سُنَّةَ السَّفَرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab latin: Ushalliî sunnatas safari rak'ataini lillâhi ta'âla

Artinya: "Saya niat shalat sunnah perjalanan dua rakaat karena Allah ta'âla."

Tata Cara Salat Safar

Salat safar pada dasarnya sama dengan salat sunnah dua rakaat pada umumnya. Tidak ada perbedaan dalam gerakan maupun bacaan dasar salat.

Berikut tata cara salat safar:

Salat safar dilakukan sebanyak dua rakaat.

Pada rakaat pertama setelah membaca Surat Al-Fatihah, dianjurkan membaca Surat Al-Kafirun.

Pada rakaat kedua setelah membaca Surat Al-Fatihah, dianjurkan membaca Surat Al-Ikhlas.

Sebagian ulama juga menganjurkan alternatif membaca Surat Al-Falaq pada rakaat pertama dan Surat An-Nas pada rakaat kedua.

Gerakan salat safar juga sama seperti salat sunnah pada umumnya, yaitu terdiri dari rukuk, i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan tasyahud.

Setelah selesai salat, dianjurkan memperbanyak membaca Ayat Kursi serta Surat Quraisy.

Salat safar biasanya dilakukan di rumah sebelum memulai perjalanan.

Doa Setelah Salat Safar

Dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi dijelaskan doa yang dapat dibaca setelah salat safar, seperti berikut:

اَللهم بِكَ أَسْتَعِيْنُ، وَعَلَيْكَ أَتَوَكَّلُ ، اَللهم ذَلِّلْ لِي صُعُوْبَةَ أَمْرِيْ ، وَسَهِّلْ عَلَيَّ مَشَقَّةَ سَفَرِيْ، وَارْزُقْنِيْ مِنَ الْخَيْرِ أَكْثَرَ مِمَّا أَطْلُبُ، وَاصْرِفْ عَنِّي كُلَّ شَرٍّ، رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ، وَيَسِّرْ لِيْ أَمْرِيْ

Arab latin: Allāhumma bika asta'īnu, wa 'alaika atawakkalu. Allāhumma żallil lī ṣu'ūbata amrī, wa sahhil 'alayya masyaqqata safarī, warzuqnī minal khairi mim mā aṭlubu, waṣrif 'annī kulla ṣyarr, rabbiṣraḥlī ṣadrī wa yassir lī amrī.

Artinya: "Ya Allah, kepada-Mu aku memohon pertolongan dan kepada-Mu aku berpasrah. Ya Allah, ringankan kesulitan pada urusanku, mudahkanlah kendala perjalananku, karuniakanlah kebaikan bagiku melebihi apa yang kuminta, palingkanlah segala keburukan dariku. Tuhanku, lapangkanlah hatiku dan mudahkanlah urusanku."

(kpr/kpr)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |