Sejarah Kancing Pankou, Tren Fashion dari Tiongkok yang Kini Mendunia

2 hours ago 2

Sejarah Kancing Pankou, Tren Fashion dari Tiongkok yang Kini Mendunia

Kancing pankou belakangan kembali mencuri perhatian dunia fesyen global. Kancing pankou kemudian menjadi sorotan dan tampil di berbagai koleksi fesyen modern, mulai dari streetwear hingga runway desainer internasional.

Pankou sendiri merupakan jenis kancing berbentuk simpul yang dibuat dari tali atau kain yang digulung, kemudian dibentuk menjadi tombol serta loop pengait.

Kancing pankou kemudian tak hanya berfungsi sebagai pengikat pakaian, tetapi juga elemen yang membuat busana terlihat lebih indah.


Awal Mula Tren Fashion Kancing Pankou

Kancing pankou mulai kembali menarik perhatian dunia fesyen global ketika Adidas Originals merilis jaket Tang pada tahun 2025. Jaket ini memiliki simpul kancing pankou yang menarik penggemar fesyen.

Sejak saat itu, tren kancing pankou semakin berkembang dan banyak desainer yang menggabungkan elemen Timur dan Barat. Sejumlah merek fesyen seperti Ralph Lauren pun menampilkan busana dengan detail kancing pankou.

Selain pada pakaian, beberapa desainer Tiongkok juga terus mengembangkan pankou sebagai bagian dari identitas budaya. Merek seperti CLOT, PRONOUNCE, hingg Pièces Uniques menampilkan kancing pankou dalam koleksi modern seperti sepatu dan busana kontemporer.

Sejarah Kancing Pankou

Kancing pankou punya sejarah panjang dari negara asalnya, China. Terungkap bahwa konsep pankou sudah ada sejak zaman prasejarah, dan dijadikan sebagai teknik mengikat sederhana di masa itu.

Bukti tertulis mengenai kemunculan kancing pankou berasal dari zaman Dinasti Zhou (sekitar 100-256 SM). Pada abad ke-4 SM, bentuk kancing simpul mulai menyerupai pankou modern dan terus mengalami perubahan-perubahan hingga masa Dinasti Qing.

Pada awal abad ke-17 di awal Dinasti Wing, yakni masa di mana pakaian resmi dan jaket kalangan penguasa Manchu mulai banyak menggunakan kancing simpul, pankou semakin identik dengan busana tradisional Tiongkok.

Fungsi pankou semakin berkembang seiring waktu berjalan. Pankou tak lagi hanya sekadar kancing pengikat pakaian, tetapi juga elemen estetika dalam kerajinan tangan yang punya nilai seni tinggi.

Proses pembuatan pankou pun dianggap sebagai keterampilan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun di berbagai daerah.

Kancing pankou kemudian tak hanya dikenal di wilayah Asia. Pankou dalam sejarahnya juga diadopsi oleh seragam militer Barat hingga menyebar ke busana masyarakat sipil, seperti mantel dan jaket.

Memasuki abad ke-20, pankou juga muncul pada pakaian kerja Eropa, termasuk di Prancis yang dikenal sebagai bleu de chine.

Kancing pankou yang berawal dari busana tradisional kini makin banyak diminati masyarakat dan makin mendunia sebagai tren fesyen modern.

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |