Tren Pakai Plester Saat Tidur Ramai Dibahas, Ini Manfaat dan Risikonya

2 hours ago 2

Jakarta -

Belakangan ini, publik kembali diramaikan dengan tren kesehatan unik, yakni menutup mulut dengan plester saat tidur atau yang dikenal dengan istilah mouth taping. Meski tampak tidak biasa, tren ini sempat mencuri perhatian karena kerap dibagikan oleh sejumlah influencer di media sosial.

Sesuai namanya, mouth taping adalah praktik menempelkan plester khusus yang ramah di kulit untuk menutup bibir sebelum tidur. Tujuannya untuk memastikan pernapasan hanya terjadi melalui hidung (nasal breathing) sepanjang malam.

Secara biologis, hidung memang dirancang sebagai alat pernapasan utama manusia. Lantas, mengapa seseorang memplester mulut saat tidur? Simak manfaat dan risikonya berikut ini.

Manfaat Mouth Taping

Banyak orang menyebutkan bahwa memaksa tubuh bernapas melalui hidung saat tidur dapat memberikan sejumlah manfaat yang signifikan. Berikut beberapa manfaatnya:


1. Mengurangi Kebiasaan Mendengkur

Bagi sebagian orang, suara bising dari dengkuran dianggap hal yang mengganggu saat tidur. Maka dari itu, banyak yang melakukan mouth taping karena mampu menekan kebiasaan mendengkur.

Mendengkur biasanya terjadi akibat aliran udara yang tidak teratur saat kita bernapas melalui mulut, yang kemudian memicu getaran pada jaringan lunak di area tenggorokan.

Dengan menutup mulut menggunakan plester, udara dipaksa untuk melewati saluran hidung sehingga getaran tersebut dapat diminimalisir. Hasilnya, suara dengkuran akan berkurang dan kualitas tidur orang-orang di sekitar pun menjadi tidak terganggu.

2. Meningkatkan Kualitas Tidur

Banyak orang yang merasa kualitas tidurnya menjadi lebih baik setelah membiasakan diri bernapas lewat hidung. Hal ini terjadi karena pernapasan hidung membantu tubuh menjadi lebih tenang dan rileks sehingga seseorang lebih mudah masuk ke fase tidur yang paling dalam.

Kualitas tidur yang baik dapat membantu proses pemulihan energi berjalan maksimal. Efeknya, badan jadi terasa lebih segar di pagi hari dan tidak mudah mengantuk di tengah aktivitas.

3. Mengurangi Bau Mulut

Kebiasaan tidur dengan mulut terbuka sering kali membuat seseorang bangun dalam kondisi tenggorokan kering dan bau mulut yang kurang sedap. Hal ini terjadi karena air liur yang fungsinya menjaga kebersihan mulut menjadi menguap sehingga bakteri lebih mudah berkembang biak.

Dengan menutup mulut pakai plester, kelembapan alami di dalam mulut pun tetap terjaga dengan baik sepanjang malam. Hasilnya, napas jadi terasa lebih segar saat bangun pagi.

Risiko Mouth Taping

Meski menawarkan sejumlah manfaat yang terdengar menggiurkan, memplester mulut saat tidur tetap memiliki risiko yang perlu diketahui. Berikut ini risiko dari pakai plester saat tidur:

1. Gangguan Pernapasan

Risiko paling serius bisa terjadi bagi mereka yang memiliki masalah pernapasan, seperti sleep apnea atau hidung tersumbat karena sinus. Jika mulut diplester padahal hidung sedang tidak bisa berfungsi maksimal untuk bernapas, tubuh bisa kekurangan oksigen di tengah malam. Kondisi ini tentunya sangat berbahaya karena dapat menghambat jalur pernapasan darurat yang biasanya diambil melalui mulut secara otomatis saat merasa sesak.

2. Tersedak

Selain risiko pernapasan, para ahli juga memperingatkan adanya potensi tersedak jika seseorang merasa mual hingga muntah di tengah malam dalam kondisi mulut terplester.

Risiko ini sangat fatal karena muntahan tidak bisa keluar melalui mulut. Alhasil, muntahan dapat berbalik masuk ke saluran pernapasan dan menghambat suplai oksigen secara mendadak.

Oleh karena itu, tren ini sangat tidak dianjurkan jika seseorang sedang merasa kurang enak badan atau setelah mengonsumsi makanan yang berat.

3. Reaksi Alergi dan Iritasi Kulit

Area bibir dan kulit di sekitarnya sangat sensitif dan tipis dibandingkan bagian tubuh lainnya. Penggunaan plester yang tidak tepat, seperti plester biasa atau yang perekatnya terlalu kuat dapat menyebabkan kulit kemerahan, lecet, hingga timbul reaksi alergi.

(Astrid Riyani/kpr)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |