Bukan Perkara Mudah Bagi Seringai Gantikan Posisi Ricky Siahaan dengan Gitaris Baru

12 hours ago 9

Jakarta -

Kepergian Ricky Siahaan bukan sekadar kehilangan bagi dunia musik, tetapi juga meninggalkan ruang yang belum terisi di tubuh Seringai.

Hingga kini, para personel band tersebut masih memilih untuk tidak terburu-buru mencari pengganti sosok gitaris yang telah menjadi bagian penting perjalanan mereka.

Rasa kehilangan itu masih terasa kuat, bahkan setelah satu tahun berlalu. Bagi para personel, Ricky Siahaan bukan hanya rekan bermusik, tetapi juga bagian dari identitas band yang sulit digantikan.

Bassis Seringai, Sammy Bramantyo, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan pasti mengenai siapa yang akan mengisi posisi gitaris secara permanen.


Ia menyebut bahwa band masih ingin menjalani proses secara alami, terutama dalam membangun kecocokan musikal.

Namun, Seringai juga mengajak dua gitaris tamu, Angga Kusuma (Billfold, Collapse, eks-Taring) dan Darma Respati (Negatifa), untuk membantu mereka.

"Kalau ditanya apakah dua teman kami ini akan bergabung sebagai personel tetap, jawabannya belum tahu. Kami masih ingin melihat prosesnya, termasuk chemistry," ujar Sammy di Detik, Minggu (12/4).

Dalam perjalanannya, Seringai kini berjalan dengan dua format. Formasi pertama adalah inti band yang terdiri dari tiga personel, sedangkan format kedua melibatkan tambahan musisi untuk kebutuhan tertentu, seperti konser.

Untuk album terbaru mereka yang bertajuk IV: Anastasis, seluruh bagian gitar diisi oleh Angga Kusuma.

Meski demikian, keterlibatan tersebut belum otomatis menjadikannya sebagai anggota tetap.

Sammy menegaskan bahwa keputusan terkait gitaris baru tidak akan diambil secara tergesa-gesa.

Band ingin memastikan adanya kecocokan dalam proses kreatif, termasuk saat menulis lagu bersama.

"Belum tahu, belum tahu jawabannya karena kami ingin ada proses perkenalan segala macam, apakah chemistry nya cocok, bagaimana kalau nanti kita menulis lagu bersama dan lain lain," ungkapnya.

"Kita pengin lihat dulu bagaimana kalau nanti menulis lagu bersama, bagaimana kecocokannya. Jadi semua masih berproses," sambungnya.

Sementara itu, drummer Edy Khemod menegaskan bahwa band tetap berkomitmen menjaga kualitas musik tanpa menghilangkan karakter khas yang telah terbentuk sejak lama.

Sebagai informasi, Ricky Siahaan meninggal dunia di Tokyo setelah mengalami serangan jantung usai tampil dalam sebuah festival musik pada April 2025. Kepergiannya menjadi pukulan besar bagi Seringai dan para penggemarnya.

Hingga saat ini, Seringai memilih untuk melangkah perlahan. Bagi mereka, menemukan pengganti bukan sekadar soal kemampuan bermusik, tetapi juga soal rasa, chemistry, dan warisan yang ditinggalkan oleh sosok yang belum tergantikan.

Dua minggu lalu, tepatnya 26 Maret 2026, Seringai pun akhirnya melepas dua lagu baru sekaligus yakni 'Sejati' dan 'Senarai Feses'. Dua lagu ini merupakan warisan karya mendiang Ricky Siahaan untuk album penuh keempat Seringai.

(ikh/ikh)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |