Jakarta -
Kisah menarik datang dari seorang pria non-Muslim yang nekat memasuki Kota Suci Makkah, Arab Saudi.
Perjalanan yang awalnya penuh risiko itu justru berakhir tak terduga karena sang pria pulang sebagai seorang mualaf.
Dikutip dari laporan CNBC Indonesia, sosok tersebut adalah seorang orientalis asal Belanda bernama Christiaan Snouck Hurgronje.
Ia diketahui pernah menyamar sebagai Muslim demi bisa masuk ke Makkah, yang secara aturan hanya boleh dimasuki umat Islam.
Saat pertama kali tiba di Tanah Suci, penyamarannya sempat menimbulkan kecurigaan aparat setempat.
"Saat tiba di Tanah Suci, Snouck awalnya tak diperbolehkan masuk oleh polisi Arab," tulis CNBC Indonesia.
Polisi mencurigai identitasnya karena penampilan fisik yang dianggap bukan berasal dari kalangan Muslim setempat.
Namun, dengan berbagai cara, ia akhirnya berhasil masuk dan tinggal di Makkah selama beberapa waktu.
Selama berada di sana, Snouck mempelajari kehidupan umat Islam dari dekat. Ia bahkan mendalami ajaran Islam secara langsung, sesuatu yang sebelumnya hanya ia pelajari secara akademis.
Pengalaman tersebut perlahan mengubah pandangannya. Interaksi dengan masyarakat serta pemahaman lebih dalam terhadap Islam membuatnya tersentuh hingga akhirnya memutuskan untuk memeluk agama tersebut.
Kisah ini menjadi salah satu contoh bagaimana perjalanan spiritual seseorang bisa datang dari pengalaman tak terduga. Dari aksi nekat yang penuh risiko, justru berujung pada perubahan keyakinan yang mendalam.
Diketahui, Madinah dan Makkah memiliki aturan ketat yang melarang non-Muslim untuk masuk. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat berujung sanksi serius dari otoritas Arab Saudi.
(dis/and)
Loading ...

14 hours ago
13
















































