Jakarta -
Dave Grohl akhirnya buka suara soal masa paling berat dalam hidupnya, yaitu saat kehilangan sahabat sekaligus rekan bandnya di Nirvana, Kurt Cobain.
Dalam wawancara di The Late Show with Stephen Colbert pada Senin (4/5), Grohl mengaku sempat benar-benar kehilangan arah setelah Nirvana bubar pada 1994, tak lama setelah Cobain meninggal dunia.
"Waktu itu saya tidak tahu harus melakukan apa. Bahkan, saya tidak yakin ingin terus bermain musik," kata Grohl.
"Kehilangan Nirvana dan Kurt adalah pengalaman yang sangat gelap dan emosional," tambahnya.
Untuk menenangkan diri, Grohl memutuskan pergi sendirian ke Irlandia dan menjelajahi kawasan Ring of Kerry. Awalnya perjalanan itu hanya menjadi pelarian dari rasa duka, tapi justru di sanalah ia mengalami momen yang mengubah hidupnya.
"Saya melihat seorang penumpang yang menumpang, dan dia memakai kaus Kurt Cobain," kenangnya.
"Saat itu saya merasa seperti alam semesta memberi pesan: 'Kamu harus terus maju," lanjut Grohl.
Momen sederhana itu menjadi titik balik bagi Grohl. Ia kembali menemukan alasan untuk bertahan di dunia musik.
"Musik selalu menjadi cinta dalam hidup saya. Itu yang membantu saya bertahan. Saya sangat menghormati masa lalu, tapi saya juga harus punya masa depan," ujarnya.
Seperti diketahui, Kurt Cobain meninggal dunia pada 5 April 1994 di usia 27 tahun. Kepergiannya sekaligus menutup perjalanan Nirvana sebagai salah satu band paling berpengaruh di era grunge.
Pengalaman emosional itu juga sempat dituliskan Grohl dalam buku memoarnya, The Storyteller: Tales of Life and Music yang dirilis pada 2021. Ia bahkan mengaku dulu sempat menghindari lagu-lagu Nirvana karena terlalu menyakitkan untuk didengar.
"Dulu saya langsung mengganti radio kalau lagu Nirvana diputar. Sekarang tidak lagi. Kadang saya mendengarkannya bersama anak-anak saya. Mereka bertanya, dan saya mencoba menjelaskan seperti apa kehidupan saat itu," katanya.
Meski sudah puluhan tahun berlalu, kenangan tentang Cobain masih terasa dekat bagi Grohl.
"Saya baru saja bermimpi tentang dia beberapa malam lalu. Kami memang hanya bersama sekitar tiga setengah tahun, tapi rasanya seperti menjalani banyak kehidupan dalam waktu singkat," ujarnya.
Dave Grohl kini terus melangkah bersama bandnya, Foo Fighters. Mereka bahkan baru saja merilis album terbaru bertajuk Your Favorite Toy pada 24 April 2026, dan siap menjalani tur dunia mulai Mei 2026 hingga Januari 2027.
(yoa/yoa)
Loading ...

4 hours ago
2
















































