Jakarta -
Aldi Taher sempat berjuang melawan penyakit kanker kelenjar getah bening jenis Hodgkin stadium 2 yang diidapnya sekitar 8 atau 9 tahun yang lalu. Berdasarkan hasil MRI, diketahui adanya benjolan berukuran 9x6 cm di dekat paru-paru Aldi Taher, yang merupakan sumber utama (primer).
Tak hanya itu, ada pula benjolan di bagian leher Aldi Teher yang merupakan hasil penyebaran atau metastase. Akibatnya, Aldi Taher mengaku jadi kesulitan untuk bernapas.
"Dia (kanker) udah deket paru-paru makanya aku napas terakhir tuh harus diangkat ke atas, busungin dada baru bisa nyampe napasnya. Aku pikir waktu itu gara-gara kurang olahraga kan," ucap Aldi dilansir dari Detikhealth, Selasa (7/4).
Beruntung, Aldi Taher bisa sembuh dari penyakit kanker yang dideritanya. Kini, Aldi Taher mengaku lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsinya.
Salah satu makanan yang sangat dihindari oleh Aldi Taher adalah makanan yang mengandung karsinogen, seperti sate atau daging panggang.
"Karsinogen itu kayak sate yang dibakar itu ada agak hangus tuh. Atau daging yang di grill ada hangus-hangusnya tuh karsinogen," beber Aldi Taher.
Tak hanya itu, Aldi Taher juga mulai rutin menjaga kesehatannya dengan mengonsumsi madu dan vitamin. Selain mengonsumsi suplemen, Aldi Taher juga rutin makan buah.
"Iya minum madu, terus juga vitamin C. Buah-buahan juga ada vitaminnya kan," akunya.
Selain itu, Aldi Taher juga mulai memanfaatkan waktu untuk berolahraga di sela-sela kesibukannya.
"Alhamdulillah kan dagang burger, terus nyanyi juga, ada beberapa syuting juga, jadi nyari-nyari waktu untuk olahraga. Makanya olahraga sepatu roda yang kira-kira bisa langsung dimainin. Kan kalau padel kan harus nyiapin waktu ya itu tadi belum ada waktunya," pungkasnya.
Namun, satu hal yang paling penting bagi Aldi Taher adalah tetap berpikir positif. Salah satu cara yang rutin dilakukannya adalah membaca Al-Quran.
(kpr/kpr)
Loading ...

3 hours ago
6
















































