Jakarta -
Menjadi salah satu ikon musik dunia selama puluhan tahun tentu membutuhkan dedikasi luar biasa. Namun di balik penampilan energik yang selalu memukau penonton, ada harga yang harus dibayar oleh tubuh. Hal inilah yang baru-baru ini diungkapkan oleh Madonna.
Dalam sebuah wawancara dengan Interview Magazine pada 22 Juni lalu, Madonna berbicara terbuka mengenai kondisi kesehatannya, khususnya pada bagian lutut. Penyanyi berusia 67 tahun itu mengaku kini mengalami kerusakan tulang rawan pada salah satu lututnya setelah bertahun-tahun menjalani aktivitas fisik yang sangat intens.
"Sekarang lututku bermasalah. Aku tidak punya tulang rawan di dalamnya," ujar Madonna.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba. Kebiasaan menari menggunakan sepatu hak tinggi selama bertahun-tahun, berlari di jalan beraspal, hingga menjalani latihan yoga Ashtanga menjadi beberapa faktor yang diduga berkontribusi terhadap kerusakan tersebut.
"Sampai setahun yang lalu, saya masih sering melompat di trampolin dan melakukan latihan kardio sambil menari, serta melakukan banyak hal yang oleh dokter disebut sebagai aktivitas yang membebani persendian saya," katanya.
Akibat kondisi itu, Madonna kini harus mengurangi beberapa aktivitas yang sebelumnya menjadi bagian dari rutinitas hariannya.
"(Sekarang) Saya tidak bisa melakukan itu lagi," ungkapnya.
Meski demikian, semangatnya untuk tetap aktif tidak surut. Madonna memilih menyesuaikan pola latihannya dengan kondisi tubuh saat ini. Ia mengaku masih rutin berolahraga menggunakan sepeda Peloton, Versa Climber, hingga melakukan latihan High-Intensity Circuit Training (HICT).
"Sekarang saya menggunakan sepeda Peloton dan Versa Climber serta High-Intensity Circuit Training (HICT). Saya sering bersepeda di luar ruangan. Saya juga menari," tambahnya.
Sebenarnya, masalah lutut yang dialami Madonna sudah terlihat sejak beberapa tahun lalu. Pada Oktober 2019, ia sempat menunda salah satu konser dalam rangkaian tur Madame X di Brooklyn, New York karena harus menjalani masa pemulihan.
"Sulit bagi Nyonya X untuk mengakui bahwa dia juga manusia yang terbuat dari daging dan darah dan dia harus beristirahat selama 3 hari ke depan untuk memastikan pemulihan penuh lututnya," tulis Madonna saat itu melalui media sosial.
Ia juga mengungkapkan rasa frustrasinya karena harus menghentikan aktivitas yang sangat dicintainya.
"Saya bukan orang yang mudah menyerah. Ini lebih menyakitkan dari yang bisa Anda bayangkan. Sudah waktunya untuk melepas sepatu hak tinggi dan stoking jala itu selama beberapa hari!,"
Tak lama setelah itu, Madonna kembali membatalkan beberapa jadwal konser atas saran dokter. Bahkan dalam tur Celebration tahun 2023, ia terlihat menggunakan pelindung lutut saat tampil di atas panggung.
Kondisi yang dialami Madonna dikenal sebagai hilangnya tulang rawan pada lutut. Tulang rawan berfungsi sebagai bantalan yang melindungi persendian dan mencegah gesekan langsung antar tulang saat bergerak.
Ketika tulang rawan menipis atau rusak, aktivitas sederhana seperti berjalan, berdiri, duduk, jongkok, hingga naik turun tangga bisa menimbulkan rasa nyeri yang cukup mengganggu.
Para ahli menyebut salah satu penyebab paling umum kondisi ini adalah osteoartritis, yaitu radang sendi yang terjadi akibat tekanan berulang pada persendian dalam jangka waktu panjang. Selain itu, cedera lutut seperti robekan ligamen atau meniskus juga dapat meningkatkan risiko kerusakan tulang rawan.
(yoa/fik)
Loading ...

11 hours ago
3















































