Jakarta -
Perempuan yang sedang haid atau menstruasi tidak boleh menjalankan ibadah puasa Ramadan. Sebab, menstruasi dianggap sebagai hadats besar, yaitu kondisi tidak suci secara jasmani.
Jika seorang perempuan tetap berpuasa saat haid, puasanya dianggap tidak sah dan hukumnya haram.
Setelah masa haid berakhir, ia diwajibkan untuk mandi wajib dan kembali menjalankan puasa dan salat. Simak uraian berikut untuk memahami tata cara mandi wajib setelah haid, lengkap dengan niatnya.
Niat Mandi Wajib Setelah Haid
Bacaan niat dalam tata cara mandi wajib setelah haid adalah: Nawaitu ghusla liraf'il hadatsil akbari minal haidil fardhal lillahi ta'ala.
Bacaan niat mandi wajib dalam Bahasa Arab:
نَوَيْتُالْغُسْلَلِرَفْعِاْلحَدَثِاْلأَكْبَرِمِنَاْ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى
Arab-Latin: Nawaitu ghusla liraf'il hadatsil akbari minal haidil fardhal lillahi ta'ala.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari haid, fardhu karena Allah Ta'ala."
Bacaan niat mandi wajib ini dibaca sebelum mulai mempraktekkan tata cara mandi wajib setelah haid selesai.
Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid
Tata cara mandi wajib setelah haid diawali dengan membaca niat mandi wajib, mencuci telapak tangan, membersihkan kemaluan, mencuci tangan kembali, berwudhu, mengguyur kepala, dan diakhiri dengan menyiram seluruh tubuh.
Berikut urutannya:
- Membaca niat mandi wajib "Nawaitu ghusla liraf'il hadatsil akbari minal haidil fardhal lillahi ta'ala".
- Mencuci kedua telapak tangan sebanyak tiga kali.
- Membersihkan kemaluan dan bagian tubuh lain seperti dubur, pusar, sela-sela kaki, dan ketiak menggunakan tangan kiri.
- Mencuci kedua tangan kembali (boleh dengan bilasan air saja maupun dengan sabun).
- Berwudhu sesuai dengan pedoman dalam tuntunan syariat islam.
- Mengguyur kepala sebanyak 3x.
- Menyiram seluruh tubuh dari ujung rambut hingga ujung kaki bagian kanan dan kiri.
Setelah mempraktekkan tata cara mandi wajib setelah haid, dianjurkan untuk berwudhu. Berikut ini adalah bacaan doa setelah wudhu:
اشادو ان لآ يلاها يللاللاهو واهداهو لآ شاريكا لاهو، وا اشهادو اننا موهاممادان ابدوهو وا راسولوهو، اللاهومماءجالني ميناتتاووابينا، واجألني مينالءموتاتهاهيررينا".
Arab-Latin: Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina.
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya."
(KHS/KHS)
Loading ...

3 hours ago
3
















































