Jakarta -
Dalam sejumlah hadis, bulan Muharram bahkan disebut sebagai bulan terbaik untuk berpuasa setelah Ramadan. Rasulullah saw. bersabda:
"Sebaik-baik puasa setelah bulan Ramadan adalah puasa bulan Muharram dan sebaik-baik salat setelah salat wajib adalah salat malam," (HR Ibnu Majah, Abu Dawud, Nasa'i, Tirmidzi, dan Ahmad).
Lantaran menjadi bulan yang baik, Rasulullah saw. juga menganjurkan pelaksanaan puasa Asyura yang disertai puasa pada hari sebelumnya. Dalam sebuah hadis disebutkan:
"Sungguh, jika aku masih hidup sampai tahun depan niscaya aku akan berpuasa pada tanggal 9 dan 10," (HR Al Khallal dengan sanad yang bagus dan dipakai hujjah oleh Ahmad).
Puasa Asyura dilaksanakan setiap tanggal 10 Muharram dalam kalender Hijriah. Amalan ini memiliki banyak keutamaan yang dijanjikan bagi umat Islam yang menjalankannya.
Niat Puasa Asyura dan Waktu Pelaksaanaanya
Melaksanakan puasa Asyura mendatangkan banyak keutamaan dan keberkahan. Selain itu, umat Muslim juga bisa menguatkan serta mendekatkan diri kepada Allah Swt. lewat puasa sunah ini.
Adapun niat puasa Asyura adalah sebagai berikut.
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Arab-Latin: "Nawaitu shauma yaumi 'asyura sunnatan lillahi ta'ala."
Artinya: "Saya niat berpuasa pada hari Asyura, sunnah karena Allah Ta'ala."
Untuk puasa Asyura tahun ini jatuh pada pada Kamis, 25 Juni 2026 berdasarkan ketetapan Pemerintah dan Muhammadiyah. Namun, berdasarkan ketetapan Nahdlatul Ulama (NU) jatuh pada Jumat, 26 Juni 2026.
(dia/arm)
Loading ...

5 hours ago
5















































