Jakarta -
Nama Pinkan Mambo kembali mencuri perhatian publik di awal 2026. Mantan personel grup Ratu itu lagi-lagi bikin banyak orang geleng-geleng kepala lewat cerita hidupnya yang tak biasa, mulai dari ngamen di pinggir jalan, rencana bisnis besar, hingga pengakuan soal biaya pengobatan anaknya yang menembus angka fantastis.
Kali ini, Pinkan blak-blakan cerita soal momen ngamen dari kampung ke kampung, bermodalkan speaker aktif dan kardus saweran, dan bahkan tak jarang manggung dadakan di pinggir jalan atau di samping lapak pedagang.
"Aku jalan-jalan bawa speaker. Nanti orang seikhlasnya masukin ke kardus. Kalau dapat saweran gede, aku maju lagi ke pelosok," ungkapnya di Rumpi, Jumat (6/2).
Ia menegaskan bahwa aktivitas ngamen itu bukan sensasi semata, melainkan bagian dari cara dirinya bekerja dan bertahan hidup.
Pemilik nama lengkap Pinkan Ratnasari Mambo itu kemudian meluruskan bahwa aksi ngamen tersebut murni berasal dari ide pribadinya, bukan dorongan pihak lain. Sang suami, Arya Khan, disebut hanya memberi masukan teknis.
"Iya, ide aku dari awal. Cuma Arya nambahin juga, pakai speaker," kata Pinkan Mambo dikutip dari kanal YouTube TRANS TV Official, Kamis (5/2).
@yunipurnamasari87 ngamen sore di jalan 😂 #pinkanmambo #aryakhanjoget #fyppppppppppppppppppppppp ♬ suara asli - ᖻᑘᘉᓰ☘️Dukungan sang suami membuat Pinkan semakin yakin menjalani pilihannya tersebut.
Sebelum bernyanyi, Pinkan mengaku lebih dulu meminta izin kepada warga sekitar.
Ia memang sengaja menyasar area perkampungan dan melakukan aksinya sambil live di TikTok.
Namun, ia juga jujur tidak selalu sempat meminta izin secara formal.
"Kita tanya-tanya dulu, tapi kadang-kadang enggak nanya juga sih," katanya.
Pinkan menyebut lokasi manggungnya sering kali sangat sederhana.
"Kayak kemarin aku di sebelahnya tukang pisang goreng gitu, terus aku nyanyi di situ. Karena aku emang nyarinya masuk kampung. Aku ngamen, emang kerja," jelasnya.
Meski sebagian warga menerima, Pinkan juga mengaku pernah ditegur karena aksinya dinilai mengganggu ketertiban di jam tertentu.
"Cuma ya next time jangan di jam ini. Terus jangan mengganggu," beber Pinkan.
Ia mengaku memahami teguran tersebut dan berusaha lebih menyesuaikan diri ke depannya.
Tak hanya soal ngamen, Pinkan juga membeberkan rencana bisnisnya yang terbilang ambisius.
Ia menyebut usaha donat yang kini dijalaninya sebagai "ibu" dari bisnis-bisnis lain yang akan lahir.
Menurut pengakuannya, dari bisnis donat tersebut akan berkembang usaha lain seperti toko pakaian, salon, hingga apartemen dan hotel dalam waktu tiga tahun ke depan.
Aksi nyeleneh Pinkan berikutnya adalah rencana membuka jasa cuci mobil di kawasan BSD dengan modal sekitar Rp3 juta. Ia menegaskan tidak akan sekadar jadi pemilik usaha.
"Aku sendiri yang akan nyuci mobil sekalian ngonten. Itu bakal viral kedua nanti," ujarnya penuh percaya diri.
Di balik sikap optimistisnya, Pinkan juga mengungkap perjuangan berat yang pernah ia hadapi, terutama soal biaya pengobatan anaknya, Luke, yang mengidap lemah otot jantung dan sempat dirawat di Singapura.
Ia menyebut biaya pengobatan tersebut mencapai Rp1 miliar, meski mendapat keringanan.
"Habis Rp 1 miliar tapi didiskon, bisa dicicil satu harinya Rp1,5 juta. Orang bilang cuma orang kaya yang bisa berobat di sana Singapura, aku selalu bilang aku orang kaya, kaya doa," tutupnya.
Terlepas dari pro dan kontra, kisah Pinkan Mambo kembali membuktikan bahwa hidupnya selalu penuh cerita tak terduga.
Entah dianggap halu atau inspiratif, satu hal yang pasti yakni Pinkan Mambo selalu punya cara sendiri untuk bertahan dan menarik perhatian.
(ikh/ikh)

19 hours ago
7
















































