Jakarta -
Aktris Shireen Sungkar belum lama ini blak-blakan soal kondisi putri bungsunya, Cut Shafiyyah yang didiagnosis memiliki autisme.
Lewat salah satu tayangan di kanal YouTube The Sungkars Family, Shireen Sungkar mengaku sudah cukup lama melihat adanya perubahan pada putrinya. Namun setiap bertemu dengan dokter, sang putri selalu disebut tidak memiliki autism.
Pada akhirnya, kondisi autisme Cut Shafiyyah baru diketahui ketika ia menginjak usia tiga tahun. Ketika pertama kali mendengar diagnosis itu, Shireen Sungkar mengungkapkan kebingungan yang dirasakan.
"Umur tiga tahun baru ada diagnosis (autisme) itu. Waktu itu kayak bingung mencernanya, autis itu apa, harus ngapain, terapinya seperti apa?" ungkap Shireen Sungkar, dikutip Rabu (1/7).
Ia merasa bahwa hampir semua ibu tentu mengalami apa yang ia rasakan. Shireen Sungkar mengaku tak berhenti bertanya-tanya soal penyebab kondisi sang putri, bahkan memikirkan kesalahan yang mungkin saja pernah dilakukan selama kehamilan.
Istri Teuku Wisnu itu bahkan menyalahkan dirinya sendiri karena membuat sang putri memiliki kondisi autisme.
"Aku nyalahin diriku banyak banget, 'Apa aku salah makan pas hamil, apa aku stres pas hamil? Apa aku salah ngedidiknya?' aku nyalahin akunya banyak banget," kata Shireen Sungkar.
Shireen Sungkar kemudian menyebut bahwa momen pertama kali mengetahui bahwa putrinya memiliki kondisi autisme merupakan salah satu fase paling berat dalam hidupnya. Ia bahkan sempat membandingkan sang putri dengan anak-anak lain.
Shireen Sungkar dan Putri Bungsunya, Cut Shafiyyah/ Foto: Instagram: @shireensungkar
"Fase awal berat, berat banget pada saat itu, karena untuk mengiyakan dan menerima takdir itu nggak gampang," tutur Shireen Sungkar.
Namun merasa bahwa pikiran itu tidak baik, Shireen Sungkar baru bisa mendapatkan ketenangan usai bertemu dengan seorang ustaz.
"Ustaz waktu itu MasyaAllah, bilang 'Kita itu manusia, cuma bisa berencana, Allaj itu yang menakdirkan," ujar Shireen Sungkar.
"'Kamu itu dikasih surga di depan mata, kenapa kamu harus pusing sama masa depan anak. Sebagai ibu cuma bisa berjuang supaya anaknya tumbuh, di luar itu, masa depannya seperti apa, kita nggak usah pusing dan overthinking, itu udah kotaknya Allah'," tambahnya menirukan ucapan sang ustaz.
Setelah mendapatkan masukan itu, Shireen Sungkar akhirnya sadar bahwa selama ini ia hanya fokus untuk menyalahkan keadaan dan tak pernah berpikir positif tentang rencana Tuhan.
Selama melewati masa sulit ini, Shireen juga bersyukur karena selalu didampingi sang suami dam keluarga besar yang senantiasa memberikan dukungan.
"Aku lebih fokus marah sama kondisi daripada fokus berpikir Allah itu baik loh, Allah itu nggak pernah salah dalam membuat takdir," pungkas Shireen.
(asw)
Loading ...

17 hours ago
4
















































