Wardatina Mawa Ngaku Diancam Penjara 20 Tahun, Kuasa Hukum Insanul Fahmi Buka Suara

5 hours ago 6

Jakarta -

Konflik rumah tangga Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa hingga saat ini masih belum menemukan titik terang. Hal ini bermula dari Insanul Fahmi yang kedapatan selingkuh hingga telah menikah secara siri dengan Inara Rusli.

Tak terima dikhianati, Wardatina Mawa pun melaporkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli atas dugaan perzinaan. Bahkan, Mawa juga telah menggugat cerai Insanul Fahmi ke Pengadilan Agama Medan, Sumatera Utara.

Di tengah proses perceraiannya, Wardatina Mawa mengungkapkan isi chat yang diterimanya berisi ancaman dirinya akan dipenjara selama 20 tahun. Tommy Tri Yunanto, kuasa hukum Insanul Fahmi pun menanggapi curhatan Wardatina Mawa soal dirinya yang diancam hukuman 20 tahun penjara itu.

Tommy pun meminta agar semua pihak dapat berhati-hati dalam menanggapi informasi yang beredar di media sosial. Tommy menilai permasalahan ini bermula dari kesalahan komunikasi antara Mawa dengan Insanul Fahmi.


"Iya, jadi kalau kita melihat ini kan dipicu berbagai macam postingan, omongan, dan lain-lain yang tentunya kita juga harus hati-hati. Karena di sini banyak buzzer, banyak berita informasi yang menyeret-nyeret atau memberikan satu informasi yang kurang baik ya. Kurang baik itu artinya bisa juga itu jadi kayak hoaks gitu kan," tutur Tommy Tri Yunanto, kuasa hukum Insanul Fahmi di Bekasi, Jawa Barat, kemarin.

"Terus akhirnya terjadinya perselisihan ini kan sebenarnya komunikasi saja. Komunikasi di mana adanya komunikasi antara dua belah pihak terus akhirnya di-posting-lah di media sosial," sambungnya.

Tommy pun berharap hubungan antara Insanul Fahmi dengan Wardatina Mawa tetap terjalin baik, meski keduanya tengah dalam proses perceraian. Tommy juga menyayangkan sikap Wardatina Mawa yang membongkar isi percakapan pribadi ke ruang publik, sehingga semakin memperkeruh suasana.

"Biarpun pisah, biarpun udah nggak lagi, tapi kan hubungannya masih baik terus men-support bisnisnya Mawa, men-support bisnisnya Insanul itu kan sebenarnya langkah positif," harapnya.

"Bukan malah yang ini mempostingkan hal-hal semua chating-chating, yang ini meresponsnya juga begitu kan. Saya sih nggak bela siapa-siapa, cuma saya berpikir ini adalah ranah rumah tangga yang nggak perlu dipublik, nggak perlu dibuka di media sosial gitu kan sehingga menimbulkan jadi efeknya kurang baik kan, nggak mendidik juga karena yang parah lebih parah keadaan kondisinya daripada kasus rumah tangga ini juga lebih banyak," pungkas Tommy.

(kpr/fik)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |