agn | Insertlive Rabu, 18 Feb 2026 14:45 WIB
Doa Qunut Witir Ramadan Beserta Latin dan Artinya/Foto: Freepik
Jakarta -
Doa Qunut Witir Ramadan Beserta Latin dan Artinya
Kementerian Agama Republik Indonesia telah mengumumkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Setelah melakukan rukyatul hilal di beberapa bagian wilayah di Indonesia sejak Selasa sore, menteri agama menyatakan bahwa hilal belum terlihat. Posisi hilal masih negatif atau berada di bawah ufuk setelah matahari terbenam. Sebagian umat Muslim pun akan menjalankan puasa pertamanya pada besok.
Bulan Ramadan menjadi salah satu momen yang sempurna bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah, sedekah, memanjatkan doa hingga menjadi momen mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Seperti yang terjadi pada malam ke-16 Ramadan. Berdasarkan Kitab Durratun Nasihin, Allah SWT mencatat kebebasan dari api neraka dan jaminan masuk surga bagi yang melaksanakan salat tarawih. Malam ini merupakan momentum istimewa untuk memperoleh keselamatan akhirat dan meningkatkan kualitas spiritual di pertengahan bulan suci.
Saat menjalankan ibadah tarawih, doa qunut pada rakaat terakhir salat witir pun dibacakan. Berikut doa qunut witir Ramadan 2026 lengkap dengan latin dan artinya.
Doa Qunut Witir Ramadan
Ilustrasi orang berdoa, salat/ Foto: Freepik
اَللّهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لًنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنَا شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Allahummahdinâ fî man hadait. Wa 'âfinâ fî man 'âfait. Wa tawallanâ fî man tawallait. Wa bâriklanâ fî mâ a'thait. Wa qinâ syarra mâ qadhait. Fa innaka taqdhî wa lâ yuqdhâ 'alaik. Wa innahû lâ yazillu man wâlait. Wa lâ ya'izzu man 'âdait. Tabârakta rabbanâ wa ta'âlait. Fa lakal hamdu a'lâ mâ qadhait. Wa astagfiruka wa atûbu ilaik, wa shallallâhu 'alâ sayyidinâ muhammadin nabiyyil ummiyyi wa 'alâ âlihi wa shahbihi wa sallam
Artinya:
"Ya Allah, berikanlah petunjuk kepada kami sebagaimana mereka yang telah Engkau tunjukkan. Dan berilah kesehatan kepada kami sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesehatan. Dan peliharalah kami sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan. Dan berilah keberkahan kepada kami pada apa-apa yang telah Engkau karuniakan. Dan selamatkan kami dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan. Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan terkena hukum. Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau. Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan. Aku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau. (Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera untuk junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya."
Membaca doa qunut pada witir di beberapa minggu terakhir bulan Ramadan dianjurkan oleh para ulama. Hal ini diperkuat oleh Imam An-Nawawi dalam kitabnya, al-Adzkar an-Nawawiyah yang menjelaskan ulama kalangan madzhab Syafi'i menganjurkan membaca doa qunut saat witir di separuh terakhir bulan Ramadan.
(agn/fik)
Loading ...

15 hours ago
20
















































