Tak Bisa Puasa? Ini Amalan yang Dapat Dilakukan Wanita Haid Saat Ramadan
Datangnya haid di bulan Ramadan sering menimbulkan perasaan campur aduk, mulai dari kecewa karena tak bisa ikut berpuasa hingga bingung harus melakukan amalan apa agar tetap mendapat berkah Ramadan.
Padahal, haid bukan penghalang untuk dekat dengan Allah Swt, amalan yang dilakukan pun tetap bernilai ibadah selama diniatkan untuk kebaikan.
Berikut amalan yang bisa dilakukan wanita haid selama Ramadan, tanpa melanggar ketentuan syariat:
1. Berdzikir dan Berdoa
Wanita haid tetap sangat dianjurkan memperbanyak zikir. Tasbih, tahmid, tahlil, hingga istighfar adalah amalan ringan yang bisa dilakukan kapan saja.
Begitu pula dengan doa. Ramadan adalah waktu terbaik untuk memanjatkan permohonan, termasuk saat malam Lailatul Qadar. Haid tidak mengurangi kesempatan seseorang untuk berdoa sebanyak-banyaknya.
2. Membaca Al-Qur’an Melalui Hafalan atau Mendengarkan Tilawah
Menurut penjelasan ulama yang dirangkum NU Online, wanita haid diperbolehkan membaca Al-Qur’an melalui hafalan, tanpa menyentuh mushaf. Cara lainnya adalah mendengarkan tilawah, baik dari kajian, aplikasi, atau YouTube.
Mendengar lantunan ayat suci tetap dihitung sebagai bentuk tadabbur dan mendapatkan pahala.
3. Mengikuti Majelis Ilmu, Kajian Online, atau Podcast Islami
Wanita haid tetap bisa mengikuti pengajian baik secara langsung maupun online. Banyak ulama yang menekankan bahwa menuntut ilmu termasuk amalan besar, dan tidak dibatasi oleh kondisi haid.
4. Bersedekah dan Berbuat Kebaikan
Sedekah adalah amalan favorit di bulan Ramadan dan berlaku untuk semua orang. Tak harus berupa uang, berbagi makanan, membantu pekerjaan rumah, menemani keluarga, atau kegiatan sosial lain juga termasuk sedekah.
Sedekah merupakan salah satu ibadah yang pahalanya dilipatgandakan di bulan Ramadan, sehingga sangat dianjurkan bagi wanita haid untuk terus melakukannya.
5. Menyiapkan dan Menyajikan Makanan untuk yang Berpuasa
Mempersiapkan makanan untuk orang yang berpuasa, baik di rumah atau sebagai takjil, akan mengalirkan pahala seperti orang yang berpuasa itu sendiri.
Dengan niat yang benar, rutinitas dapur bisa berubah menjadi ladang pahala.
6. Memperbanyak Istighfar dan Muhasabah
Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri. Saat tidak berpuasa, perempuan bisa mengisi waktu dengan memperbanyak istighfar, introspeksi diri, dan memperbaiki niat.
7. Memperbanyak Amal Sosial
Mulai dari menolong tetangga, ikut kegiatan komunitas, hingga sekadar memberikan dukungan pada teman yang membutuhkan, merupakan amalan yang dicintai Allah.
Amalan sosial tidak hanya memperkuat hubungan antarsesama, tapi juga menjadi bentuk implementasi nilai-nilai Ramadan.
Loading ...

3 hours ago
6
















































