3 Investasi yang Dilakukan Muhammad yang Bisa Ditiru di Zaman Sekarang

16 hours ago 12

Jakarta -

Nabi Muhammad saw. merupakan sosok teladan sempurna bagi umat muslim berkat kemuliaan akhlak, kejujuran, dan kemurahan hatinya.

Beliau selalu menghadapi berbagai persoalan hidup dengan bijaksana dan penuh keadilan. Keteladanannya yang tinggi ini menjadikannya sebagai panutan hidup manusia.

Banyak nilai kehidupan dari Rasulullah yang bisa dijadikan panduan hidup hingga saat ini, salah satunya dalam berinvestasi dan berbisnis. Melansir dari penelitian The Rasulullah's Way of Business oleh Badrah Uyuni , Nabi Muhammad mendapatkan kepercayaan penuh dari para investor berkat sikapnya yang jujur dan amanah. Inilah yang membuat banyak investor mempercayakan modalnya kepada beliau.

Setelah menjalankan usahanya, Nabi Muhammad saw. juga melakukan bagi hasil dari keuntungannya tersebut (mudharabah).


Lantas, apa saja investasi yang pernah dijalankan oleh Baginda Rasul yang masih relevan hingga zaman sekarang? Berikut 3 investasi yang pernah dilakukan Nabi Muhammad yang bisa ditiru.

Beternak

Salah satu investasi yang dilakukan Rasulullah adalah beternak. Diketahui bahwa Rasulullah sudah menjadi penggembala domba sejak usia 10 tahun. Ketekunan dalam menjalankan peternakannya ini terus berlanjut hingga dewasa.

Selain domba, Rasulullah saw. juga diketahui memiliki sejumlah hewan ternak lainnya, seperti kuda keledai, sapi dan domba. Hewan-hewan tersebut tentunya masih relevan untuk dijadikan investasi di zaman sekarang. Jika dikelola dengan manajemen yang tepat, potensi keuntungan yang dihasilkan dari peternakan itu tergolong sangat menjanjikan.

Investasi Tanah & Properti

Tren investasi tanah dan properti yang kini banyak diburu masyarakat ternyata sudah dipraktikkan oleh Rasulullah saw. belasan abad yang lalu. Diketahui bahwa Nabi Muhammad juga menempatkan aset investasinya pada tanah dan properti. Menurut laporan Musaffa, beliau melakukan transaksi tanah bersama orang Yahudi dengan konsep bagi hasil atau mudharabah.

Kebun Kurma di Khaybar

Satu lagi investasi yang pernah dijalankan oleh Rasulullah adalah kebun kurma. Investasi tersebut bermula setelah penaklukan Khaibar pada tahun 7 H. Setelah berhasil menguasai kebun kurma yang luas di sana, Nabi Muhammad menyewakannya kepada orang Yahudi. Masih dengan konsep mudharabah, Rasulullah membagi hasilnya dengan para pengelola.

Hal ini juga dijelaskan dalam hadis tentang hukum transaksi pengelolaan kebun dalam Islam. Berikut isi hadisnya.

"Dari Nafi', dari 'Abdullah bin 'Umar, bahwasannya Rasulullah SAW menyerahkan kepada bangsa Yahudi Khaibar kebun kurma dan ladang daerah Khaibar, agar mereka yang menggarapnya dengan biaya dari mereka sendiri, dengan perjanjian, Rasulullah SAW mendapatkan separuh dari hasil panennya." (HR. Bukhari no. 2329 dan Muslim no. 1551).

(Astrid Riyani Atmaja/agn)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |