Apakah Perlu Lakukan Perawatan Rambut Sebelum Keramas? Begini Penjelasannya
Perawatan rambut seperti penggunaan minyak, krim, hingga serum sebelum keramas belakangan menjadi pembicaraan hangat. Pasalnya, tak semua orang benar-benar membutuhkan hal tersebut karena kondisi rambut sudah sehat.
Berbagai produk perawatan ini kemudian menawarkan solusi untuk membuat rambut lebih lembut, tidak kusut, hingga terlindungi dari kerusakan. Kebanyakan produk perawatan kemudian digunakan saat rambut masih kering sebelum dibilas saat keramas setelah didiamkan selama beberapa menit.
Namun muncul pertanyaan jika perawatan yang umumnya disebut dengan istilah pre-shampoo ini benar-benar diperlukan. Benarkah langkah ini perlu sebelum melakukan keramas?
Ahli kimia kosmetik Valerie George mengungkapkan bahwa produk ini bekerja dengan cara melapisi batang rambut sebelum terkena sampo. Lapisan ini bisa membantu mengurangi gesekan saat rambut dicuci.
Sementara menurut ahli kimia kosmetik dan pendiri Curly Chemistry, Tonya Lane, kebiasaan ini sudah lama dilakukan, terutama oleh pemilik rambut keriting dan sangat keriting. Hal ini karena jenis rambut itu cenderung mudah kusut dan kering.
Perlindungan tambahan dengan produk perawatan rambut ini kemudian bisa membantu mengurangi risiko rambut patah. Oleh karena itu, perawatan rambut sebelum keramas lebih cocok untuk jenis rambut tebal, kasar, kering, keriting dan mudah kusut.
Hal ini karena jenis rambut tersebut lebih rentan patah saat dicuci dan disisir. Sebaliknya, rambut tipis dan mudah berminyak mungkin tidak memerlukan langkah tambahan ini karena umumnya sudah trasa bersih, sehat, dan mudah diatur.
Namun jika rambut dirasa sangat kusut hingga kering saat keramas, perawatan pre-shampoo bisa dicoba untuk memperbaiki kondisi rambut.
Manfaat Perawatan Rambut Sebelum Keramas
Perawatan rambut sebelum keramas atau pre-shampoo bisa memberikan sejumlah manfaat sebagai berikut:
1. Mengurangi Rambut Kusut
Banyak produk pre-shampoo yang mengandung minyak dan bahan pelembut yang melapisi batang rambut hingga terasa lebih licin. Hal ini membantu mengurangi kusut pada rambut.
Beberapa bahan seperti polyquaternium-10 bisa melapisi rambut sehingga lebih mudah disisir dan diatur.
2. Melindungi Rambut dari Efek Penumpukan Kotoran
Sampo, terutama yang mengandung sulfat, bekerja dengan cara mengangkat minyak dan kotoran. Namun proses ini juga bisa membuat rambut kehilangan minyak alaminya.
Rambut akan mengembang saat terkena air, kemudian kembali menyusut saat kering. Proses berulang ini bisa menyebabkan rambut menjadi lebih rapuh.
Beberapa produk pre-shampoo bisa membentuk lapisan untuk mengurangi penyerapan air berlebihan oleh rambut dan mengurangi gesekan saat keramas.
3. Menjaga Kesehatan Kulit Kepala
Tak semua produk pre-shampoo fokus pada perlindungan batang rambut, ada pula yang diformulasikan untuk menjaga kesehatan kulit kepala. Produk ini bekerja dengan mengangkat penumpukan minyak, keringat, sel kulit mati, dan sisa produk.
Namun penting untuk berhati-hati dalam memilih produk karena minyak berat yang digunakan langsung di kulit kepala justru bisa mengganggu keseimbangan mikroorganisme alami kulit kepala dan berisiko menyumbat folikel jika tak dibilas hingga bersih.
Pada dasarnya, perawatan rambut dilakukan sesuai dengan kebutuhan. Jika rambut dirasa masih sehat, kondisioner dan sampo cukup untuk menjaga kesehatan rambut.

3 hours ago
7
















































