Brad Pitt Dituntut Rp1,3 Miliar oleh Pembuat Krim untuk Penis, Ada Apa?

10 hours ago 9

Jakarta -

Aktor Hollywood Brad Pitt kembali menjadi sorotan. Kali ini bukan karena film terbarunya, melainkan karena gugatan hukum yang berkaitan dengan bisnis perawatan kulit miliknya.

Brad Pitt digugat oleh sebuah perusahaan asal Malibu bernama Beau D. Perusahaan tersebut menilai nama merek skincare milik sang aktor, Beau Domaine, terlalu mirip dengan nama bisnis yang mereka jalankan.

Beau D diketahui telah berdiri sejak tahun 2020 dan memproduksi krim khusus untuk pria dengan merek dagang "D. Cream". Menurut pihak perusahaan, penggunaan nama Beau Domaine berpotensi menimbulkan kebingungan di pasar dan dianggap sebagai bentuk persaingan yang tidak sehat.

Sementara itu, Beau Domaine merupakan lini produk perawatan kulit yang dikembangkan Brad Pitt bersama keluarga Perrin dari Prancis, yang dikenal luas sebagai keluarga pembuat anggur premium.


Awalnya, bisnis tersebut diluncurkan pada 2022 dengan nama Le Domaine. Namun pada 2025, nama merek itu diubah menjadi Beau Domaine. Perubahan nama inilah yang kemudian memicu keberatan dari pihak Beau D.

Menurut laporan yang beredar, Beau D mengaku telah berupaya menyelesaikan masalah tersebut secara baik-baik. Mereka disebut sudah tiga kali menghubungi pihak Beau Domaine untuk mencari jalan tengah, namun tidak mencapai kesepakatan karena pihak Brad Pitt merasa kedua nama tersebut tidak memiliki kemiripan yang signifikan.

Karena tidak menemukan solusi, pendiri Beau D, Brandon Palas, akhirnya membawa persoalan ini ke jalur hukum.

Dalam gugatan tersebut, Palas meminta agar nama Beau Domaine diubah. Selain itu, ia juga menuntut ganti rugi sebesar 75 ribu dolar AS atau sekitar Rp1,3 miliar.

Meski demikian, Palas menegaskan bahwa langkah hukum yang diambil bukan bertujuan mencari sensasi atau menjatuhkan pihak lain.

"Ini tentang melindungi integritas dari apa yang telah kami bangun selama bertahun-tahun dan memastikan merek independen memiliki hak untuk berkembang tanpa dibayangi atau diencerkan," kata Brandon Palas.

Kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan nama besar Brad Pitt, yang selama beberapa tahun terakhir memang aktif mengembangkan berbagai bisnis di luar dunia perfilman.

Hingga kini, pihak Brad Pitt belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan tersebut. Perwakilan sang aktor juga dikabarkan menolak berkomentar saat dimintai tanggapan oleh media.

Perkembangan kasus ini pun masih terus dinantikan, terutama karena menyangkut hak merek dagang dan persaingan bisnis yang melibatkan salah satu bintang terbesar Hollywood.

(yoa/yoa)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |