Dapat Untung dari Wisata, 4 Desa di Jawa Tengah Ini Bagi-bagi THR ke Warga

12 hours ago 11

Jakarta -

Terdapat empat desa di Jawa Tengah yang membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warganya menjelang Hari Raya Idulfitri.

Bahkan ada desa yang memberikan THR sebesar Rp1 juta untuk satu keluarga. Tradisi ini dilakukan oleh desa yang memiliki pendapatan cukup besar terutama dari pengelolaan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes maupun sektor wisata desa. Hasil dari pendapatan tersebut kemudian dibagikan kepada warga sebagai bentuk kesejahteraan bersama.

Berikut daftar empat desa yang bagi-bagi THR ke warga menurut laporan dari detikcom.

Desa Wunut, Klaten

Warga di Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten, Jawa Tengah mendapatkan THR sebesar Rp250 ribu per orang. Bukan hanya orang dewasa, THR juga diberikan kepada anak-anak sampai bayi yang baru lahir.


THR berasal dari BUMDes yang diberikan kepada 3.241 orang dengan total anggaran mencapai Rp585 juta. Dana ini berasal dari hasil pengelolaan wisata Umbul Pelem Waterpark.

Desa Berjo, Karanganyar

Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah juga memberikan THR kepada warganya sebesar Rp500 ribu per Kepala Keluarga atau KK dengan total dana mencapai Rp723 juta.

THR yang diberikan berasal dari pengelolaan objek wisata yang disalurkan kepada 1.446 KK di desa tersebut. Di Desa Berjo terdapat beberapa destinasi populer seperti Air Terjun Jumog, Candi Sukuh dan Telaga Madirda.

Desa Sidowayah, Klaten

Pemerintah di Desa Sidowayah membagikan THR sebesar Rp150 ribu dan 5 kilogram beras untuk setiap orang. Anggaran THR sebesar Rp550 juta ini berasal dari hasil pengelolaan pariwisata Desa Sidowayah. Total anggarannya mencapai Rp375 juta dan 12,5 ton beras.

Di lokasi tersebut terdapat beberapa tempat wisata seperti Umbul Kemanten, D'New Siblarak, desa itu juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti kamar mandi, area kuliner, musholla, spot foto, dan homestay.

Desa Sriwulan, Kendal

Desa Sriwulan, Kendal, Jawa Tengah menjadi desa yang paling besar memberikan THR kepada warganya yaitu sebesar Rp1 juta. THR diberikan kepada 225 KK dan 7 warga yang mendapat Rp500 ribu karena belum memiliki KK di Sriwulan.

Direktur BUMDes Sriwulan, Mukh Aminatur Rohman, menyebut pendapatan kotor yang dicapai BUMDes dari pengelolaan enam unit usaha selama tahun 2025 mencapai Rp5,90 miliar, dengan untung bersihnya Rp 1,4 miliar. Pendapatan terbanyak berasal dari pengelolaan wisata Arenan Kalikesek.

"Pendapatan terbanyak dari pengelolaan wisata Arenan Kalikesek. Untuk pendapatan kotor yang dicapai BUMDes dari pengelolaan enam unit usaha selama tahun 2025 sebesar Rp 5,90 miliar dan laba bersihnya Rp 1,4 miliar," ucap Rohman.

(agn/arm)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |