Jakarta -
Dinda Kanya Dewi dulu dekat dengan kehidupan dunia malam. Namun, kini di usianya yang akan memasuki 40 tahun, Dinda Kanya Dewi mengaku mulai mengurangi kehidupan malam dan memilih lebih fokus untuk menjaga pola hidup sehat.
"Efeknya adalah pasti lifestyle-ku jadi berubah, karena tahu rasa beratnya beraktivitas, jadi party-party nggak terlalu banyak, keluar malamnya nggak terlalu banyak. Jadi lebih ke situ sih," aku Dinda Kanya Dewi saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (27/2).
Kesadaran Dinda Kanya Dewi soal hidup sehat berawal dari dirinya membaca sebuah literatur. Sadar usianya sudah tak muda lagi, Dinda Kanya Dewi pun mulai melakukan latihan untuk menjaga massa ototnya.
Gaya hidup sehat ini sudah mulai disadari dan dilakukan Dinda Kanya Dewi sejak dirinya berusia 33 tahun. Ia sadar, sejak manusia memasuki usia 30 tahun, massa otot mulai berkurang.
"Aku memulainya tuh dari umur aku 33, sekarang 39. Jadi waktu itu aku baca artikel bahwa ternyata kita manusia itu memasuki usia 30 setiap tahunnya massa otot kita tuh akan berkurang 1 persen," tuturnya.
Dinda Kanya Dewi menilai menjaga massa otot merupakan sebuah investasi jangka panjang. Apalagi, dirinya memiliki hobi olahraga berat, sehingga menjaga massa otot sangat penting.
Ia tak ingin kelak dirinya mudah cedera saat bermain basket atau badminton, dikarenakan massa ototnya sudah berkurang.
"Aku tahu kapasitas tubuhku, aku tahu aku lumayan suka olahraga permainan, jadi saat itu tuh aku merasa kayaknya sudah saatnya aku menyicil supaya di usia 40 nanti aku bisa tetap masih bisa aktif dan nggak terlalu sering cedera ketika aku main olahraga permainan seperti basket atau badminton," pungkasnya.
(kpr/kpr)
Loading ...

9 hours ago
8
















































