Hati-hati! Hobi Nonton Dracin Bisa Jadi Celah Penipuan, Begini Modusnya

14 hours ago 15

Jakarta -

Menonton drama China atau dracin secara online menjadi salah satu hiburan favorit masyarakat masa kini.

Namun, di balik tren tersebut, publik diminta meningkatkan kewaspadaan karena pelaku kejahatan digital mulai memanfaatkan aktivitas menonton konten daring sebagai modus penipuan baru.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap adanya praktik penipuan yang menggunakan iming-iming keuntungan dari tugas menonton iklan, drama China, hingga pembelian hak cipta film. Modus tersebut menjadi salah satu bentuk aktivitas keuangan ilegal yang tengah marak terjadi di masyarakat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, mengatakan aktivitas keuangan ilegal masih menjadi persoalan serius.


Berdasarkan data OJK hingga 20 Mei 2026, terdapat 17.105 pengaduan terkait entitas ilegal yang diterima lembaga tersebut.

"Dari total tersebut, 14.380 pengaduan mengenai pinjaman online ilegal, 2.601 pengaduan terkait investasi ilegal, dan 124 pengaduan terkait gadai ilegal," ujar Dicky dalam konferensi pers virtual, seperti diberitakan CNBC Indonesia.

OJK menjelaskan, pelaku biasanya menawarkan pekerjaan sederhana berupa menonton iklan atau tayangan drama China dengan janji komisi dan keuntungan harian.

Selain modus menonton drama China, OJK juga menemukan berbagai bentuk penipuan lain, seperti penawaran investasi saham IPO fiktif, investasi kripto melalui skema copy trading palsu, hingga impersonation atau pencatutan identitas pihak tertentu untuk meyakinkan calon korban.

OJK mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur tawaran yang menjanjikan keuntungan cepat atau tidak masuk akal. Masyarakat juga diminta memastikan legalitas perusahaan atau platform yang menawarkan investasi maupun pekerjaan daring sebelum menyetorkan dana atau memberikan data pribadi.

(KHS/KHS)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |