Jakarta -
Lebaran tak hanya mendatangkan kebahagiaan untuk kumpul keluarga, tetapi juga godaan untuk menyantap banyak makanan lezat yang dihidangkan. Setelah menahan diri selama bulan Ramadan, Lebaran jadi momen untuk menyantap berbagai makanan.
Mulai dari opor, rendang, ketupat hingga kue kering, ada banyak pilihan yang tersedia saat Ramadan. Momen ini kemudian menjadi titik balik, dari yang semula terkontrol menjadi serba longgar. Pola makan juga disadari mengalami perubahan drastis, dari yang sebelumnya hanya saat sahur dan berbuka menjadi tanpa batas waktu dan porsi.
Pada momen ini lah tantangan dimulai, karena kebiasaan makan berlebihan saat Lebaran justru bisa memberikan dampak buruk pada kesehatan.
Prof. Dr. Rimbawan, Anggota Herbalife Nutrition Adversory Board mengungkapkan bahwa sistem pencernaan belum tentu siap dengan makanan berat dalam jumlah besar saat momen Lebaran.
"Jika tidak dikenadlikan, kondisi ini bisa memicu gangguan pencernaan hingga meningkatkan risiko penyakit kronis," jelas Rimbawan.
Mengonsumsi banyak makanan berat ketika momen Lebaran kemudian bisa menyebabkan rasa begah, diare, hingga kenaikan berat badan. Pengaruh buruk ini kemudian bisa mengganggu kondisi kesehatan.
Oleh karena itu, berikut merupakan tujuh tips jitu untuk mencegah badan 'melar' saat momen Lebaran untuk menjaga kesehatan tubuh.
1. Kembali ke Pola Makan Secara Bertahap
Hindari sikap 'balas dendam' setelah berpuasa dengan mengonsumsi makanan secara berlebihan pada momen Lebaran. Mulai lah dengan porsi kecil dan pilih makanan dengan gizi seimbang. Utamakan untuk mengonsumsi sayur, buah, protein, dan lemak sehat untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh.
2. Tetap Aktif Bergerak
Meski suasana libur Lebaran identik dengan suasana santai, hal ini tak berarti Anda bisa berhenti menggerakkan tubuh. Aktivitas ringan seperti jalan kaki di waktu pagi atau sore hari bisa membantu menjaga keseimbangan energi dan mencegah penumpukan lemak penyebab obesitas.
3. Kontrol Porsi Makan
Kunci utama menjaga porsi makan agar tidak berlebihan adalah mengenali sinyal kenyang. Berhenti makan sebelum perut terlalu 'penuh' bisa membantu mencegah lonjakan kalori secara berlebihan.
4. Jaga Hidrasi dan Kualitas Hidup
Konsumsi air putih yang cukup sangat penting dilakukan untuk menjaga metabolisme tubuh. Tak hanya itu, tidur yang cukup, pengelolaan stres yang baik, serta menjaga fokus juga berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Nutrisi seperti omega-3, vitamin D, hingga antioksidan turut punya peran untuk menjaga kesehatan mental di tengah padatnya aktivitas silaturahmi saat Lebaran.
"Pertahankan gaya hidup sehat dan nikmati Lebaran secara seimbang, dengan begitu, risiko penyakit kronis bisa ditekan dan kualitas hidup tetap terjaga," pungkas Rimbawan.
(asw/dia)
Loading ...

5 hours ago
4















































