Jauh-Jauh Hari! Menhub Dudy Kumpulkan Stakeholder di Makassar, Matangkan Skenario Mudik Lebaran 2026

12 hours ago 6

Makassartoday.com, Makassar – Meski perayaan Idulfitri masih beberapa bulan ke depan, pemerintah pusat tak mau kecolongan. Langkah antisipasi dini mulai digenjot guna menghadapi potensi lonjakan mobilitas masyarakat pada Angkutan Lebaran 2026.

Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy Purwagandhi, secara khusus memimpin Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 2 Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Jumat (27/2).

Rapat strategis ini mempertemukan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, unsur Forkopimda, instansi vertikal, operator transportasi lintas moda, hingga PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4.

Langkah ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memastikan kesiapan sistem transportasi nasional, baik untuk kelancaran arus mudik dan balik, maupun stabilitas distribusi logistik antarwilayah.

Periklanan

Ad imageAd image

Dalam arahannya, Menhub Dudy menegaskan bahwa penyelenggaraan angkutan Lebaran bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum krusial untuk menguji kesiapan ekosistem transportasi nasional secara menyeluruh.

“Angkutan Lebaran adalah agenda nasional yang membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah pusat, daerah, operator transportasi, serta aparat keamanan. Kita harus memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” tegas Dudy Purwagandhi.

Menhub menekankan, tolok ukur keberhasilan mudik tidak hanya dinilai dari tidak adanya kemacetan, tetapi juga sejauh mana standar keselamatan dan pelayanan publik dapat dijaga. Mengingat karakteristik wilayah Indonesia Timur yang didominasi kepulauan, integrasi antarmoda transportasi menjadi fokus utama yang dibahas dalam forum tersebut.

Sulsel Sebagai Jantung Transportasi KTI

Pemilihan Makassar sebagai lokasi rapat koordinasi bukan tanpa alasan. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memaparkan bahwa posisi geografis daerahnya menjadikan Sulsel sebagai simpul utama pergerakan manusia dan logistik selama musim mudik.

“Sulawesi Selatan memiliki peran strategis sebagai hub (pusat) transportasi Indonesia Timur. Koordinasi seperti ini sangat penting agar seluruh potensi kendala dapat diantisipasi sejak awal dan pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” ungkap Andi Sudirman.

Guna mendukung kelancaran tersebut, Pemprov Sulsel berkomitmen penuh memperkuat sinergi lintas instansi. Andi Sudirman menyoroti tiga hal esensial: kesiapan infrastruktur, manajemen rekayasa lalu lintas, dan kesiagaan personel pengawasan di lapangan.

Kesiapan Pelabuhan Jadi Tulang Punggung

Merespons tantangan konektivitas kepulauan, sektor transportasi laut memegang peran teramat vital. Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menjamin bahwa seluruh pelabuhan di bawah kelolaannya siap menghadapi ‘tsunami’ penumpang dan barang.

“Pelindo Regional 4 memastikan kesiapan operasional pelabuhan melalui peningkatan layanan, optimalisasi fasilitas terminal penumpang, hingga manajemen arus kendaraan dan kapal. Fokus kami adalah menghadirkan layanan yang aman, tertib, dan nyaman,” jelas Yusida.

Rapat koordinasi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 yang humanis dan efisien. Dengan persiapan matang yang dilakukan jauh-jauh hari, diharapkan tradisi pulang kampung tahun ini berjalan jauh lebih baik dan minim hambatan.

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |