Jakarta -
Di tengah kondisi ekonomi yang membuat banyak orang harus berjuang lebih keras untuk mencari nafkah, Kalina Ocktaranny menyampaikan pesan yang mengundang perhatian publik.
Lewat unggahan di media sosial, Kalina menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk merasa malu menjalani usaha kaki lima selama pekerjaan tersebut dilakukan dengan cara yang halal.
Ia mengaku bangga pernah berdiri di pinggir jalan untuk menjajakan dagangannya demi mendapatkan penghasilan.
Kalina menyoroti masih adanya sebagian orang yang merasa gengsi ketika harus berjualan di pinggir jalan.
Menurutnya, pandangan seperti itu justru perlu diubah karena setiap pekerjaan yang halal memiliki nilai dan kehormatan yang sama.
"Bingung sama mrk yg malu utk berjualan kaki 5.. Gengsi berdiri di pinggir jalan, menjajakan makanan/minuman," tulis Kalina Ocktaranny di Instagram, yang dikutip pada Rabu (10/6).
Ia juga mengungkapkan keheranannya terhadap anggapan bahwa berjualan di pinggir jalan merupakan pekerjaan yang memalukan.
"Bahkan ada yg blg 'Gw berdiri dipinggir jalan???!!!' Apa yg salah dgn berdiri dipinggir jalan?? Saya pribadi bangga lho, bisa mendapatkan rezeki dr berdiri di pinggir jalan, kena panas, kena debu.. Selama kita menjajakan sesuatu yg halal... Ga ada yg salah," lanjutnya.
Dalam unggahan tersebut, Kalina menekankan bahwa dirinya siap melakukan berbagai pekerjaan selama masih berada di jalur yang benar dan halal. Baginya, usaha nyata jauh lebih baik daripada hanya menunggu keberuntungan datang tanpa kepastian.
"Apapun akan saya lakukan utk mendapatkan rezeki, selama pekerjaan itu halal... Dari pada kita hanya menunggu emas dari langit yg entah kapan dtgnya," tulisnya.
Kalina kemudian memberikan semangat kepada para pelaku usaha kecil dan pedagang kaki lima agar tidak merasa rendah diri terhadap profesi yang mereka jalani. Ia menilai pekerjaan tersebut justru menjadi bukti perjuangan seseorang dalam memenuhi kebutuhan hidup.
"Utk kalian semua diluar sana, jangan pernah malu dan gengsi ya.. Jangan pernah merasa jualan kaki 5 itu adalah pekerjaan yg hina," ungkap Kalina.
Ibu satu anak itu juga mengaku bahwa salah satu faktor yang membuatnya bisa bertahan hingga saat ini adalah keberaniannya menjalani usaha dari bawah. Ia bahkan menyebut bisnis es teler yang dijualnya turut memberikan dampak positif bagi banyak orang.
"Saya bs berdiri sampai saat ini salah 1nya krn saya berdiri dipinggir jalan, jualan Es Teler saya," katanya.
Kalina bersyukur hasil dari usaha kaki lima yang dijalankannya mampu membantu kehidupan banyak orang yang terlibat dalam usahanya.
"Alhamdulillah, hasil dr jualan kaki 5 saya bs memberikan makan banyak kepala," tulisnya.
Menutup pesannya, Kalina kembali mengingatkan agar masyarakat tidak menjadikan gengsi sebagai penghalang untuk bekerja. Menurutnya, kebutuhan hidup tidak mengenal rasa malu maupun status sosial.
"Kalo saya ngga malu, kalian jg jangan malu dan gengsi ya.. Krn perut kita ga paham apa itu gengsi.. Apalagi dikondisi seperti skrg... Semangat!!!" pungkasnya.
(ikh/fik)
Loading ...

7 hours ago
4
















































