Kata Ahli soal Nyeri Dada yang Sering Disepelekan, Bisa Berujung Kematian

4 hours ago 3

Jakarta -

Nyeri dada sering dianggap keluhan ringan yang bisa hilang dengan sendirinya.

Banyak orang mengira rasa tidak nyaman di dada hanya akibat kelelahan, masuk angin, atau gangguan lambung. Padahal, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa gejala ini bisa menjadi tanda kondisi darurat pada jantung.

Nyeri dada sebenarnya dapat menjadi alarm serius yang tidak boleh diabaikan. Terutama jika keluhan muncul tiba-tiba atau disertai gejala lain seperti sesak napas, mual, hingga keringat dingin.

Dokter menjelaskan bahwa karakter nyeri dada yang berkaitan dengan jantung biasanya memiliki pola tertentu.


"Nyeri dada yang mengarah ke masalah jantung umumnya terasa tertekan atau berat," kata Dokter Deo Idarto, M. Biomed, Sp.JP(K), FIHA, FAPSC di Mayapada Hospital Surabaya, pada CNBC Indonesia.

"Nyeri dapat menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, atau punggung yang menjadi salah satu tanda klasik gangguan jantung. Gejala ini sering muncul bersamaan dengan rasa tidak nyaman di dada seperti tertindih benda berat," sambungnya.

Penjelasan tersebut disertakan dengan kata para pakar soal pentingnya tidak menyepelekan nyeri dada.

Jika keluhan muncul secara mendadak, berlangsung lama, atau semakin berat, pemeriksaan medis harus segera dilakukan. Penanganan yang cepat dapat membantu mencegah kerusakan otot jantung hingga risiko kematian.

Kesadaran terhadap gejala awal penyakit jantung menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan. Dengan mengenali tanda-tanda nyeri dada yang berbahaya, seseorang bisa mengambil tindakan lebih cepat sebelum kondisi berkembang menjadi keadaan darurat.

(dis/dis)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |