Jakarta -
Kabar kurang menyenangkan datang dari pesulap legendaris Pak Tarno. Ia dikabarkan menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh orang-orang terdekatnya sendiri, yakni mantan manajer dan mantan sopir pribadinya.
Manajer Pak Tarno saat ini, Laura, mengungkapkan bahwa hingga sekarang dua mobil milik sang pesulap belum diketahui keberadaannya. Ironisnya, Pak Tarno juga belum menerima uang pengganti dari kerugian tersebut.
Uang Rp100 Juta Dibawa Kabur
Kasus pertama bermula ketika Pak Tarno mempercayakan uang sebesar Rp100 juta kepada mantan manajernya yang juga merangkap sebagai sopir. Uang itu rencananya digunakan untuk membeli mobil.
Namun, bukannya dibelikan mobil, uang tersebut justru dibawa kabur.
Laura mengatakan pihaknya sempat mencoba menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Bahkan, pelaku sempat berjanji untuk mengembalikan uang tersebut.
"Kita sudah pernah ketemu dengan temannya ini ya Pak. Jadi orang tersebut memang sudah bersedia bayar. Cuma kesimpulannya mungkin tidak tanggung jawab ya. Kemarin itu masuk Rp 30 juta," ujar Laura.
Sayangnya, uang tersebut ternyata tidak pernah sampai ke tangan Pak Tarno.
"Sekurangnya itu belum dibayarkan. Pak Tarno nggak nerima uang itu serupiah pun, karena dibawa kabur (lagi)," lanjut Laura.
Ia juga menegaskan bahwa klaim dari pihak tertentu yang menyebut uang sudah diterima tidak sesuai dengan kenyataan.
"Kata si lawyer tersebut katanya, 'Sudah dibayarkan ya Pak', tapi Pak Tarno belum menerima. Kalau nggak salah Rp30 juta itu sudah masuk dari mobil yang ditipu itu. Dan sisanya sampai sekarang belum ada tindakannya," tambahnya.
Mobil Digadaikan Tanpa Izin
Masalah kedua tak kalah mengejutkan. Salah satu mobil Pak Tarno ternyata diam-diam digadaikan oleh mantan sopirnya tanpa izin.
"Mobil yang kedua ini, yang menggadaikan itu namanya Alif, sama mantan teman saya juga, Slamet. Orang itu yang menggadaikan mobil tersebut ke salah satu showroom, dealer-lah ya di Sunter," jelas Laura.
Hingga kini, keberadaan mobil tersebut masih belum diketahui. Bahkan, Pak Tarno sempat dihubungi pihak leasing terkait tunggakan, padahal ia tidak mengetahui apa pun soal transaksi tersebut.
"Pak Tarno ditelepon terus karena mungkin tunggakan, padahal beliau nggak tahu apa-apa karena mengatasnamakan KTP beliau. Sampai sekarang mobilnya nggak tahu ke mana," ujarnya.
Pak Tarno Akui Tak Terima Uang
Dengan kondisi kesehatan yang belum sepenuhnya pulih pasca stroke, Pak Tarno juga menegaskan dirinya tidak pernah menerima uang pengganti.
"Dapat nggak Pak?" tanya Laura.
"Nggak," jawab Pak Tarno singkat.
Kini Tanpa Kendaraan
Akibat dua kejadian ini, Pak Tarno kini tidak lagi memiliki kendaraan pribadi untuk beraktivitas, termasuk untuk keperluan syuting.
"Kami mau ke mana-mana sekarang syuting juga nggak ada kendaraan. Kalau ada panggilan pagi-pagi Trans TV, kami dijemput. Sampai sekarang Bapak itu sudah nggak punya mobil," kata Laura.
Meski begitu, Pak Tarno masih menyimpan harapan untuk bisa kembali memiliki kendaraan agar aktivitasnya kembali lancar.
"Pengin beli lagi, buat ke mana-mana," ucapnya penuh harap.
(yoa/yoa)
Loading ...

9 hours ago
8
















































