Jakarta -
Richa Novisha membagikan pengalaman sedih ketika pertama kalinya harus menjalani bulan Ramadan tanpa kehadiran sang suami, Gary Iskak.
Mendiang Gary meninggal dunia usai mengalami kecelakaan berkendara pada Desember 2025.
Kini, Richa menjalani ibadah puasa bersama kedua anaknya. Ia pun mengenang kembali momen indah Gary bersama anak-anaknya.
Richa ingat betul bagaimana Gary kerap menghabiskan waktu bersama anak-anak selama berpuasa.
Dirinya pun tak pernah membayangkan momen tersebut tak bisa terulang kembali, dan hanya bisa menjadikan itu sebagai kenangan indah.
"Iya Ramadan pertama (tanpa mendiang Gary Iskak) sedih, berasa lost, masih suka ketriger dari hal kecil, drop lagi, nangis lagi, kita pretending to be okay," kata Richa di FYP, Trans7, yang dikutip pada Rabu (25/2).
"Kebiasaan yang hilang ya sahur bersama, nyari takjil sama anak-anak," sambungnya.
Selain itu, Richa juga mengungkapkan bagaimana dirinya sempat didatangi mendiang Gary lewat mimpi.
Sayangnya, Richa mengaku sudah cukup lama tak memimpikan lagi mendiang suaminya tersebut.
"Belum (mimpi) pengen almarhum datang kan bulan puasa, pengen datang, pengen peluk aja," kata Richa.
"Kadang aku kangen masih suka WA (Hp) beliau. Kangen, ayah lagi apa, lagi bobo ya, walaupun nggak delivered, kalau kangen nggak apa-apa komunikasi aja, anak, aku juga," sambungnya.
Richa juga mengungkapkan kisah perjalanan hijrah Gary. Dirinya kala itu mengikuti langkah Gary untuk hijrah, dan langsung mengubah penampilan jadi berhijab.
Tak sedikit masyarakat yang saat itu justru mengira Richa sebagai sosok yang menuntun Gary hijrah. Namun, belakangan baru terungkap bahwa Gary adalah sosok yang memulai keputusan untuk hijrah.
"Banyak yang nyangka aku yang ajak dia, bukan, beliau yang ajak aku (hijrah)," klarifikasi Richa.
"Saat itu almarhum merasa tersesat aja, kok hidup gue gini-gini aja, nggak ada yang bikin dia tenang, mungkin dia bisa melewati semua masa lalu, tapi cari ketenangan nggak ada," sambungnya.
Perubahan itu membawa dampak yang positif dalam perjalanan hidup Gary. Beliau tak pernah lalai dalam menjalankan ibadah hingga akhir hayatnya.
"Aku sampai shock, beliau puasa tiap hari, aku bilang, 'Ya, puasa Daud aja selang-seling', dia bilang 'nggak mau, tiap hari aja'. Selama 2 tahun begitu, aku mikir kan ada momen keluarga kadang makan siang bareng, 'nggak bun aku lagi mau puasa'," ujar Richa.
"Ada adzan langsung salat, aku sampai ditegur, 'Bun salat' aku jawab 'ntar', beliau bilang, 'nggak bisa, sekarang aja, kamu aja minta sama Allah banyak, tapi ntar-ntar, kalau kamu minta sama Allah terus Allah bilang ntar gimana'. "Terus bilang, 'kalau kamu sudah siap pakai hijab ya, tapi jangan dipaksa, karena tanggung jawab ayah nanti di sana'," sambungnya.
Richa merasa publik selama ini sudah salah kaprah terkait peran dirinya dalam perjalanan hijrah Gary. Ia memastikan bahwa sosok Gary yang menuntun dirinya untuk hijrah dan menjadi lebih baik lagi.
"Tapi sebaliknya, justru kebalikannya, aku banyak belajar dari almarhum, belajar sabar, orang lihat aku yang sabar, tapi bukan, beliau yang sabar, apalagi kalau aku sudah marah ke anak-anak," tutupnya.
(ikh/fik)
Loading ...

10 hours ago
5













































