Jakarta -
Jauh sebelum menjadi salah satu bintang terbesar di dunia hiburan, Jennifer Lopez ternyata pernah menjadi penggemar fanatik seorang ikon pop yang mengubah cara pandangnya tentang mimpi dan kesuksesan. Nama itu adalah Madonna.
Dalam penampilannya di program Track Star yang tayang pada 5 Juni 2026, Jennifer Lopez mengungkap bahwa Madonna memiliki pengaruh besar dalam masa remajanya.
Bahkan, kecintaannya terhadap pelantun Ray of Light itu membuat J.Lo rela melakukan hal-hal ekstrem demi meniru gaya idolanya.
Momen tersebut terjadi ketika sebuah lagu Madonna diputar dalam permainan tebak lagu yang menjadi bagian acara tersebut. Begitu mendengar intro Ray of Light, wajah Lopez langsung berubah cerah.
"Ini Madonna!" ujarnya dengan antusias.
Madonna/ Foto: Instagram
Pengakuan yang muncul setelahnya membuat banyak penggemar terkejut. Bintang berusia 56 tahun itu mengaku pernah terobsesi untuk tampil seperti Madonna saat masih muda.
"Waktu kecil, saya ingin menjadi seperti dia," kata Lopez.
Keinginannya itu tidak berhenti pada kekaguman semata. Jennifer bahkan mulai mengubah cara berpakaiannya agar terlihat mirip dengan sang idola.
"Itulah mengapa saya mulai datang ke desa ini. Saya ingin berpakaian seperti dia," ungkapnya.
Tak tanggung-tanggung, Lopez mengaku kerap merusak pakaiannya sendiri demi mendapatkan tampilan yang menurutnya lebih mirip Madonna.
"Saya akan memotong-motong pakaian saya agar terlihat seperti dirinya," jelasnya.
Kisah tersebut menjadi bukti bahwa sosok Madonna memiliki pengaruh besar terhadap generasi musisi dan entertainer yang tumbuh pada era 1980-an dan 1990-an.
Bagi Jennifer Lopez muda, Madonna bukan sekadar penyanyi terkenal, tetapi simbol kebebasan untuk terus berkembang dan bereksplorasi.
Nilai itu pula yang hingga kini masih dipegang oleh mantan istri Ben Affleck tersebut.
"Saya selalu berkata pada diri sendiri, saya tidak pernah ingin terjebak. Saya selalu ingin terus berkembang. Saya selalu ingin terus melakukan hal-hal baru," ungkapnya.
Namun Madonna bukan satu-satunya sosok penting dalam perjalanan karier Jennifer Lopez.
Dalam wawancara yang sama, ia juga berbicara tentang pengaruh besar mendiang Selena Quintanilla. Nama Selena memiliki tempat istimewa karena peran itulah yang membuka jalan bagi Lopez menuju ketenaran Hollywood.
Film Selena yang dirilis pada 1997 menjadi titik balik dalam kariernya. Saat itu, banyak pihak meragukan kemampuan Lopez untuk beralih dari dunia akting ke musik.
"Jelas, saya memerankan Selena di film itu. Itu semacam awal karier saya, dan orang-orang berkata, 'Kamu tidak bisa terjun ke dunia menyanyi.' Dan saya menjawab, 'Tidak.'" kata Lopez.
Menurut Lopez, kisah hidup Selena yang berakhir tragis di usia muda justru memberinya keberanian untuk mengambil risiko dalam hidup.
"Anda hanya memiliki satu kehidupan, dan fakta bahwa dia meninggal di usia muda... itu membangkitkan semangat dalam diri saya untuk berkata, 'Persetan. Lakukan saja. Lakukan apa pun yang Anda inginkan dalam hidup ini.'" ujar Lopez.
"Lakukan apa yang ingin kamu lakukan sekarang," sambungnya.
Pernyataan tersebut seolah merangkum filosofi hidup Jennifer Lopez selama puluhan tahun berkarier.
Dari seorang remaja yang merobek pakaiannya demi meniru Madonna, hingga menjadi penyanyi, aktris, produser, dan ikon global, J.Lo percaya bahwa mimpi hanya bisa diwujudkan jika seseorang berani mengambil langkah pertama.
(ikh/ikh)
Loading ...

9 hours ago
7
















































