Sidak Pasar di Makassar, Dirut Bulog Peringatkan Pengecer Tak Mainkan Harga Saat Ramadan

17 hours ago 11

Makassartoday.com, Makassar – Di tengah kekhawatiran masyarakat akan lonjakan harga pangan menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri, temuan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Terong, Kota Makassar, justru membawa angin segar. Harga sejumlah bahan pangan pokok (bapok) terpantau stabil dan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP).

Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan hal tersebut usai melakukan pengecekan langsung di lapangan. Menurutnya, stabilitas harga ini menjadi sinyal positif bahwa pengawasan dan ketersediaan stok berjalan efektif.

“Gula dan tepung stabil. Harga daging sapi bahkan di bawah HAP, yaitu sekitar Rp120.000 per kilogram dari acuan Rp140.000 per kilogram. Ayam berada di kisaran Rp32.000 hingga Rp33.000 per kilogram. Ini menunjukkan stabilitas harga cukup terjaga,” ujar Ahmad Rizal, Minggu (1/3/2026).

Berdasarkan pantauan lapangan, harga beras SPHP stabil di level Rp12.500 per kg dan beras premium di angka Rp14.900 per kg, yang mana seluruhnya sesuai dengan HET. Komoditas minyak goreng juga terkendali di harga Rp15.700 per liter. Untuk mencegah kecurangan, kios-kios pengecer diwajibkan memampang spanduk harga sesuai ketentuan agar konsumen dapat ikut mengawasi.

Periklanan

Ad imageAd image

Selain komoditas utama, harga produk hortikultura di Makassar juga relatif lebih rendah dibandingkan ibu kota. Cabai merah keriting di Pasar Terong dibanderol sekitar Rp20.000 per kg, jauh di bawah harga Jakarta yang menyentuh Rp30.000 per kg. Sementara itu, cabai rawit dijual seharga Rp60.000 per kg, berbanding Rp70.000 per kg di Jakarta. Hal ini membuktikan kuatnya pasokan lokal dalam menahan gejolak harga pasar.

Peringatan untuk Pengecer dan Penguatan Pengawasan

Meskipun tren harga terpantau aman, Ahmad Rizal memberikan peringatan tegas agar pengecer tidak memanfaatkan momentum tingginya permintaan saat Ramadan dan Lebaran untuk meraup untung tidak wajar.

Ia secara khusus meminta Satgas Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, pengelola pasar, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat untuk mengintensifkan pengawasan. “Pengawasan rutin minimal tiga kali sepekan sangat diperlukan agar harga tetap terkendali hingga Idulfitri nanti,” tegasnya.

Dari sisi ketersediaan, Bulog memastikan stok pangan nasional dalam kondisi sangat aman. Stok beras nasional dilaporkan meningkat dari 3,2 juta ton pada Desember lalu, menjadi 3,6 juta ton per 1 Maret 2026.

Sementara untuk minyak goreng, skema Domestic Market Obligation (DMO) terus dipastikan mengalir lancar ke pasar-pasar pantauan (SP2KP). Distribusi saat ini difokuskan hanya kepada pengecer yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Langkah transparansi rantai pasok ini dinilai krusial agar subsidi tepat sasaran, mencegah spekulasi, dan memudahkan penindakan apabila terjadi pelanggaran di lapangan.

“Dengan pengawasan konsisten dan pasokan yang aman, stabilitas harga di pasar tradisional bukan sekadar wacana, tapi kerja kolaboratif yang nyata,” tutup Dirut Bulog.

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |