Sisca Saras Bongkar Pengalaman Kolaborasi Perdana dengan Musisi Internasional

19 hours ago 14

Jakarta -

Penyanyi Sisca Saras belum lama ini terungkap telah menjalin kolaborasi musik dengan penyanyi asal Jepang, Ayaka Yasumoto.

Lewat wawancara eksklusif bersama InsertLive, Sisca mengungkapkan pengalamannya berkolaborasi dengan musisi internasional untuk pertama kalinya.

Sisca mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merupakan sebuah pengalaman baru baginya. Tak hanya itu, lagu yang mengusung genre hipdut ini juga menjadi sesuatu yang baru bagi sang penyanyi.

"Rasanya excited banget dan pengalaman baru buat aku, karena aku baru pertama kalinya collab dengan musisi Jepang, apalagi genrenya itu hipdut. Jadi aku benar-benar merasa explore aja di project ini," kata Sisca.


Ketika pertama kali mendapatkan tawaran untuk berkolaborasi dengan Ayaka Yasumoto, mantan personel JKT48 itu sempat merasa pesimis. Apalagi kala itu lagu yang hendak jadi bahan kolaborasi belum disiapkan.

Namun setelah melalui workshop bersama, Sisca Saras akhirnya bisa menemukan ritme yang pas dalam kolaborasi bersama Ayaka Yasumoto. Meski demikian, tantangan terbesar dalam kolaborasi ini adalah bahasa.

"Tantangan utamanya pasti di bahasa sih, mungkin sedikit terkendala misalkan ada bahasa Indonesia yang tidak ada artinya di bahasa Jepang, begitu pun sebaliknya, tapi karena ada bantuan dari translator jadi kayak bisa-bisa aja sih disatuin idenya," beber Sisca.

Meski miskomunikasi kerap terjadi terkait dengan lirik, Sisca Saras bersama Ayaka Yasumoto tetap mengupayakan kolaborasi yang seru. Sisca menyebut isi lagu dengan genre hipdut ini menyinggung kepercayaan diri untuk memilih yang terbaik untuk hidup.

"Isi lagunya kayak kepercayaan diri untuk memilih yang terbaik dari yang terbaik untuk pasangan. Pasti dong (relate), dan relate buat semua pendengar karena kita harus memilih yang terbaik untuk selamanya," jelas Sisca Saras.

Sang penyanyi turut mengungkapkan kesan pertama yang dirasakan ketika ia pertama kali bertemu dengan Ayaka Yasumoto. Menurut Sisca Saras, kesamaan hobi dan hal yang disukai jadi poin penting sehingga keduanya bisa berproses bersama untuk kolaborasi ini.

Sisca Saras dan Ayaka Yasumoto pun sama-sama memiliki latar belakang sebagai idol, di mana Sisca merupakan mantan personel JKT48, sementara Ayaka merupakan personel grup idol Shiritsu Ebisu Chugaku.

Meski demikian, Sisca menekankan bahwa kesamaan latar belakang ini tak banyak berpengaruh pada kolaborasi perdana ini. Menurut Sisca, perbedaan sekaligus kesamaan budaya Jepang-Indonesia menjadi kunci.

Sisca SarasSisca Saras/ Foto: InsertLive/Arundati Swastika

"Mungkin yang kerasa banget apa ya, kita sama-sama tahu kalau budaya Jepang-Indonesia itu ada berbedanya, tapi ternyata tetap kayak satu kawanan gitu. Jadi pas ketemu Ayaka, nggak terlalu kaget atau gimana, udah kayak ketemu teman lama gitu rasanya," tutur Sisca.

"Dari lagunya sendiri aku merasa Ayaka itu musikalitasnya tinggi juga sih. Jadi emang benar-benar dia punya passion yang besar juga dengan bernyanyi, jadi seru aja," tambahnya.

Sisca Saras turut mengungkapkan hal paling disukai dari kolaborasi dengan Ayaka Yasumoto. Selain karena genre yang belum pernah ia coba sebelumnya, lirik yang menggabungkan bahasa Jepang dan Indonesia juga menjadi hal favorit.

Ia turut merasakan refleksi budaya yang besar dari kolaborasi ini, menyebut budaya Jepang untuk disiplin dan tepat waktu di berbagai hal telah mempererat persahabatannya dengan Ayaka Yasumoto.

"Jadi aku ngerasanya dalam kolaborasi ini semakin mempererat persahabatan antara aku dan Ayaka, semakin kayak bisa tahu budaya Jepang, kita saling cerita, bertukar pikiran juga, jadi kayak enak aja dan seru aja untuk menjalankan project ini," ungkap Sisca.

Mantan personel JKT48 itu menuturkan bahwa kolaborasi dengan genre baru ini telah membantu dirinya berkembang sebagai seorang solois.

"Genre ini nggak pernah aku bayangkan akan ada dalam karya bermusikku, jadi aku optimis sekali dan bersyukur banget boleh membawakan genre ini bersama Ayaka, dan dalam dua bahasa," ujar Sisca.

"Jadi untuk karier bermusikku, aku ngerasanya ini benar-benar kayak mark yang baru aja sih untuk karier musik aku, dengan genre yang bisa aku eksplor ke mana-mana," lanjutnya.

Soal kemungkinan eksplorasi genre hipdut lebih jauh, Sisca Saras tak menutup kesempatan untuk hal itu. Ia selalu berusaha untuk mengambil berbagai kesempatan belajar guna mendukung prosesnya sebagai seorang musisi yang terus berkembang.

"Aku sebagai musisi nggak menutup kesempatan untuk terus belajar atau coba hal baru. Jadi aku lebih ke jalanin aja apa yang ada di depan, dan kalau misalkan ada kesempatan nanti hipdut lagi, nggak apa-apa coba. Mau coba genre lain pun ayo aja, gitu," pungkas Sisca Saras.

Sisca Saras sendiri belum lama ini merilis lagu baru bertajuk Katanya Cinta yang dapat didengarkan di seluruh platform musik. Kolaborasi bersama Ayaka Yasumoto menjadi sebuah pengalaman baru bagi Sisca dalam bermusik.

(asw)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |