Surat Sujiwo Tejo ke Purbaya soal Heboh Kasus Beasiswa LPDP DS

16 hours ago 4

Jakarta -

BudayawanSujiwo Tejo memberikan surat kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal kisruh kasus beasiswa yang melibatkan DS alias Dwi Sasetyaningtyas, penerima beasiswa LPDP, menyatakan anaknya tidak ingin jadi WNI.

Dalam unggahan di Instagram, Sujiwo meminta Purbaya juga menyoroti nasib anak-anak muda Indonesia lainnya di tengah kondisi negeri yang disebut publik semakin kacau. Pria 63 tahun itu menyebut pencapaian DS yang berhasil menjadikan anaknya berstatus sebagai warga negara asing bisa menjadi angan yang belum tercapai oleh sebagian masyarakat Indonesia.

"Jangan2 yg tersurat dari ex mahasiswi LPDP yg Bapak sebut menghina negara itu jugalah "suratan" dari sebagian besar anak2 muda Indonesia hari ini tapi yang masih tersirat. Gara2nya ya situasi negara yg semakin ke sini semakin... heuheuheu," buka Sujiwo.

Sujiwo juga meminta Purbaya untuk bersikap tegas dan menyinggung tentang memberikan daftar hitam kepada pihak-pihak yang merugikan.


"Bila Bapak berencana mem-blacklist secara tersurat seseorang yg siratnya sudah tersurat itu, apakah tidak sebaiknya Bapak juga mem-blacklist secara tersirat mereka yg siratnya masih tersirat?," lanjutnya.

"Ingat, Pak, leluhur kita menganut 3 jenis dosa: Dosa perbuatan, Dosa ucapan da Dosa pikira. Dua yg pertama tersurat. Yg ketiga tersirat. Dan, menurut leluhur, yg tersurat maupun masih tersirat sejatinya sama saja," tutup surat tersebut.

Unggahan Sujiwo Tejo itu pun langsung mendapatkan beragam komentar dari netizen di kolom komentar. Banyak yang setuju dengan surat yang diberikan Sujiwo kepada Purbaya tersebut hingga tak sedikit yang menyinggung tentang masih banyaknya koruptor yang beraksi bebas di Indonesia.

"Langkah pak pur sudah benar, namun perlu dimasifkan lagi terkait black list yang katanya menghina "ibu pertiwi" harus berlaku juga kepada pejabat yang semau gue dan aspek lain yang secara tidak langsung/tersirat telah "memperkosa" ibu pertiwi. Nasionalisme tetap harus nomor SATU," tulis @niz***.

"Kalau koruptor kenapa ngga diblacklist juga ya?kok masijh bisa nyalon lagi sih?serius nanya..bukannya sama sama pakai uang rakyat?," kata @rit***.

"Kenapa koruptor ga diblacklist juga ya heuheuu," komentar akun @dia***.

(agn/KHS)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |