Tak Bisa Tahajud, Wanita Haid Dapat Lakukan Amalan Ini di Malam 1 Muharram

3 hours ago 3

Jakarta -

Malam 1 Muharram merupakan salah satu malam yang dimuliakan dalam Islam. Imam Al-Ghazali dalam 'Mukhtashar Ihya' Ulumuddin' menyebutkan bahwa malam pertama bulan Muharram termasuk di antara malam-malam istimewa yang dianjurkan untuk diisi dengan berbagai amal saleh.

Meski demikian, tidak terdapat amalan khusus yang secara sahih dicontohkan Rasulullah SAW untuk malam 1 Muharram. Menurut Buya Yahya, hadis yang sahih terkait bulan Muharram adalah anjuran memperbanyak puasa di bulan tersebut. Adapun berbagai ibadah lain seperti berdoa, berzikir, membaca Al-Qur'an, dan bermuhasabah tetap boleh dilakukan sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT, tanpa meyakini adanya tuntunan khusus dari Nabi SAW.

Bagi wanita yang sedang haid dan tidak dapat melaksanakan salat, malam 1 Muharram tetap dapat dimanfaatkan dengan berbagai amalan berikut:

1. Memperbanyak Doa dan Zikir

Malam pergantian tahun Hijriah dapat menjadi momen yang tepat untuk memanjatkan doa dan harapan kepada Allah SWT. Umat Islam dianjurkan memohon kebaikan dunia dan akhirat, salah satunya dengan membaca doa yang terdapat dalam Al-Qur'an:


رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ

"Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa 'adzaaban naar,".

Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka," (QS. Al-Baqarah: 201)

Selain itu, sebagian ulama juga membiasakan membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun yang berisi permohonan ampunan, perlindungan, serta harapan agar tahun yang baru membawa keberkahan.

Untuk zikir, salah satu bacaan yang sangat dianjurkan berdasarkan hadis sahih adalah:

"Subhanallah wa bihamdih, Subhanallahil 'Azhim,".

Rasulullah SAW menyebut dua kalimat ini ringan diucapkan, tetapi berat dalam timbangan amal dan sangat dicintai Allah SWT.

2. Memperbanyak Istighfar

Memasuki tahun baru Islam juga menjadi waktu yang baik untuk melakukan introspeksi diri dan memohon ampunan atas berbagai kesalahan yang telah dilakukan.

Istighfar sederhana yang dapat dibaca adalah:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ

"Astaghfirullahal 'Azhiim,".

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung,".

Selain itu, umat Islam juga dapat membaca Sayyidul Istighfar, yaitu doa istighfar yang disebut Rasulullah SAW sebagai istighfar paling utama. Bacaan ini mengandung pengakuan atas nikmat Allah, kesadaran akan dosa, serta permohonan ampunan yang tulus kepada-Nya.

3. Membaca Al-Qur'an

Membaca Al-Qur'an merupakan amalan yang sangat dianjurkan kapan pun, termasuk pada malam 1 Muharram. Allah SWT menjanjikan pahala dan karunia besar bagi orang-orang yang senantiasa membaca kitab-Nya.

Bagi wanita haid yang berpegang pada pendapat tidak boleh menyentuh mushaf secara langsung, membaca Al-Qur'an tetap dapat dilakukan melalui aplikasi digital di ponsel, tablet, atau dengan membaca dari hafalan.

Menyambut Tahun Baru Islam dengan Kebaikan

Malam 1 Muharram bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga kesempatan untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal saleh. Bagi wanita haid, meskipun tidak dapat melaksanakan salat, masih banyak bentuk ibadah yang dapat dilakukan seperti berdoa, berzikir, beristighfar, membaca Al-Qur'an, serta bermuhasabah.

Yang terpenting, seluruh amalan dilakukan dengan niat ikhlas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mengawali tahun baru Islam dengan semangat menjadi pribadi yang lebih baik.

(kpr/kpr)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |