Terungkap, Segini Bayaran Bintang Tamu Podcast Melaney Richardo

10 hours ago 13

Jakarta -

Melaney Richardo secara terang-terangan membongkar bayaran untuk narasumber yang mengisi podcast-nya di YouTube.

Ia membongkar hal ini setelah dihujat gegara tidak memberikan fee kepada korban penipuan yang baru saja menjadi bintang tamu podcast-nya.

Melalui video yang diunggah ke TikTok, Melaney menjelaskan bahwa kanal YouTube miliknya dikelola secara personal dan bukan di bawah naungan perusahaan besar, sehingga kebijakan soal pembayarannya bersifat fleksibel.

Pemberian honor atau uang transport lantas disesuaikan dengan siapa tamunya dan apa materi kontennya. Untuk rekan sesama artis, mereka biasanya menerapkan sistem barter konten.


"Ada beberapa tamu yang memang teman-teman artis, kita barter,"

Sementara untuk beberapa narasumber umum, ia terkadang memberikan uang transport berkisar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta.

"Fee transport yang aku berikan adalah Rp1,5 juta sampai dengan Rp2 juta, tergantung materi konten dan siapa tamunya," ujarnya.

Angka itu juga tidak menjadi patokan ketika ada beberapa bintang tamu dengan kondisi tertentu, yang menurutnya lebih membutuhkan.

"Calvin Dores dibayar bahkan lebih dari Rp2 juta. Yes, ada beberapa tamu yang aku berikan lebih daripada fee transport biasanya. Kenapa? Karena tergantung dari keadaannya. Berapa jumlahnya? Sudahlah nggak perlu dijabarkan," ungkap Melaney.

"Siapa lagi, Fahmi Bo, yes, lebih dari fee standar karena keadaannya parah," tambahnya.

Ia juga membeberkan nama-nama tamu yang menerima bayaran saat menjadi narasumber podcast-nya, seperti komika Upit, model disabilitas Jacqueline, Fanny Fadillah, Karen istri Dede Sunandar, Arya Khan, hingga petugas Basarnas.

Melaney pun dengan tegas menolak disebut hanya memanfaatkan tamu-tamunya demi keuntungan pribadi.

"Kalau aku dianggap hanya mengeruk AdSense dari tamu-tamu podcast aku, jawabannya aku rasa sih tidak ya," tegasnya.

Terkait korban penipuan catering yang belum lama ini menjadi tamu podcast-nya, Melaney mengakui tidak memberikan uang transport. Menurutnya, hal ini diambil atas asas saling membutuhkan.

"Kembali kepada korban katering, kenapa saat podcast tidak dibayar? karena masing-masing pihak punya kepentingan. Aku sebagai podcaster, butuh narasumber. Nah dari pihak narasumber, butuh display dan tempat untuk menyebarkan informasi dan berita kejadian yang menimpa mereka," jelasnya.

Melaney menyampaikan bahwa pihaknya sudah bertanya perihal bayaran. Namun, dari sisi narasumber memang tidak menginginkan bayaran.

(KHS/KHS)

Loading ...

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |