Update Harga Pangan di Makassar: Cabai Rawit Tembus Rp70 Ribu, Minyakita Tetap Sesuai HET

12 hours ago 11

Makassartoday.com, Makassar – Pemerintah terus memperketat pengawasan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kota Makassar menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan Lebaran tanpa terbebani lonjakan harga yang ekstrem.

Dalam upaya pengendalian inflasi dan pengawasan Harga Eceran Tertinggi (HET), Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik strategis pada Rabu (4/3/2026).

Kunjungan kerja ini dipusatkan di Pasar Terong, Kecamatan Bontoala, yang selama ini menjadi barometer pergerakan harga pangan di Sulawesi Selatan. Selain pasar tradisional, rombongan yang juga didampingi Pj Gubernur Sulawesi Selatan ini meninjau ritel modern lokal, Baji Pamai Supermarket di Jalan Ranggong, untuk memantau program belanja Ramadan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengungkapkan bahwa pemantauan langsung ini bertujuan untuk berdialog dengan pedagang dan pembeli mengenai kondisi riil di lapangan.

Periklanan

Ad imageAd image

“Hari ini kami bersama Bapak Menteri Perdagangan dan Bapak Gubernur mengontrol langsung harga kebutuhan menjelang Idulfitri. Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, tapi hasil pantauan kami menunjukkan semuanya masih dalam batas kendali,” ujar Munafri di sela-sela peninjauan.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, berikut adalah daftar harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kota Makassar:

KomoditasHarga Saat IniKeterangan
Cabai RawitRp60.000 – Rp70.000 /kgMengalami kenaikan
Bawang MerahRp40.000 /kgRelatif Stabil
Bawang PutihRp35.000 /kgRelatif Stabil
Telur AyamRp57.000 – Rp60.000 /rakBervariasi
Daging AyamRp35.000 – Rp38.000 /kgTergantung ukuran/kualitas
Gula PasirRp16.500 /kgStabil
MinyakitaRp15.600 /literSesuai HET

Munafri menegaskan bahwa secara umum, harga pangan di pasar tradisional Makassar masih berada di bawah ketentuan HET yang ditetapkan pemerintah. “Masih di bawah HET, khususnya yang ada di pasar. Dan ini relatif sangat terjaga,” tambahnya.

Di sisi lain, Menteri Perdagangan Budi Santoso memberikan apresiasi atas sinergi pemerintah daerah dalam menjaga rantai pasok. Ia memastikan bahwa meskipun permintaan meningkat menjelang puncak Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) pada akhir Maret nanti, stok pangan dipastikan aman.

“Hasil pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas perdagangan berjalan normal dan pasar ramai pengunjung. Kami terus bersinergi untuk memastikan distribusi tidak terganggu sehingga tidak ada praktik penimbunan yang merugikan masyarakat,” tegas Budi.

Pemerintah Kota Makassar menyatakan kesiapannya untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor. Langkah antisipatif ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sehingga momentum Idulfitri dapat dirayakan dengan tenang dan khidmat.

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |