Kawal 18 Titik Unjuk Rasa di Makassar, 833 Personel Kepolisian Disiagakan di Fly Over

1 day ago 7

Beranda » Metro » Kawal 18 Titik Unjuk Rasa di Makassar, 833 Personel Kepolisian Disiagakan di Fly Over

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana memimpin apel siaga pengamanan unjuk rasa di kawasan Fly Over, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (27/8/2026)./Foto: Ist

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassartoday.com, Makassar – Sebanyak 833 personel gabungan dari Polda Sulawesi Selatan (220 personel) dan Polrestabes Makassar (613 personel) disiagakan untuk mengamankan gelombang aksi unjuk rasa yang melanda Kota Makassar pada Kamis (27/8/2026).

Apel kesiapan pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, di kawasan vital Fly Over Jalan Urip Sumoharjo mulai pukul 07.00 WITA.

Pengerahan personel berskala besar ini dilakukan untuk mengawal aksi demonstrasi di sekitar 18 hingga 34 titik lokasi di Makassar. Berbagai elemen yang terdiri dari aliansi mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, hingga serikat pekerja turun ke jalan menyuarakan serangkaian tuntutan penting, di antaranya pengusutan transparansi anggaran daerah serta penuntasan kasus dugaan korupsi dana hibah lokal yang sedang ditangani Kejaksaan Tinggi Sulsel.

Evaluasi kebijakan ekonomi publik, tuntutan transparansi tata kelola lembaga pemerintah, serta penolakan atas sejumlah regulasi dan isu perampasan aset serta tuntutan seputar kebijakan pengelolaan pasar, isu distribusi BBM/Avtur, serta evaluasi pelayanan sektor perbankan dan ketenagakerjaan daerah.

Guna menjaga situasi Kota Makassar tetap kondusif dan mencegah penutupan arus lalu lintas lintas-kota, kepolisian mengerahkan skema pengarahan ketat.

Dalam arahannya, Kombes Pol Arya Perdana mengingatkan seluruh personel untuk tetap sigap dan tidak meremehkan situasi.

“Melihat situasi yang ada, kita jangan underestimate, jangan sampai dianggap enteng. Kita tetap harus waspada terhadap situasi yang kemungkinan terjadi,” tegas Kombes Arya di hadapan jajaran Pejabat Utama dan Kapolsek se-Polrestabes Makassar.

Ia menekankan beberapa poin kunci dalam pelaksanaan pengamanan, yaitu penyampaian pendapat dijamin undang-undang, sehingga petugas diminta sabar serta mengedepankan prosedur Operasional Standar (SOP).

Langkah tegas, kata dia, baru diambil apabila aksi unjuk rasa mulai mengancam jiwa petugas dan keselamatan masyarakat umum.

Selain itu, seluruh personel bergerak strictly atas perintah dan dilarang bertindak di luar komando atasan maupun terpancing provokasi massa.

Di sisi lain, massa aksi imbau untuk menyampaikan aspirasi secara tertib tanpa merusak fasilitas umum, membakar ban, atau mengganggu akses mobilitas warga.

Usai arahan Kapolrestabes, pengamanan dilanjutkan dengan Tactical Wall Game (TWG) yang dipimpin oleh Kabag Ops Polrestabes Makassar, Kompol Eddy Sumantri, untuk menyusun plotting serta penempatan posisi personel secara presisi dan terkoordinasi.

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |