Tiga Terminal di Makassar Siap Berbenah: Lebih Estetik, Tertib dan Modern

4 hours ago 2

Makassartoday.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Perumda Terminal Makassar Metro melakukan transformasi besar-besaran pada tiga terminal utama: Daya, Mallengkeri, dan Toddopuli. Langkah ini diambil untuk menghapus kesan kumuh dan semrawut, sekaligus mengembalikan fungsi terminal sebagai urat nadi transportasi dan ekonomi.

​Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum pembenahan infrastruktur secara menyeluruh.

​1. Terminal Daya: Perang Lawan “Terminal Bayangan”

​Terminal Regional Daya (TRD) yang merupakan terminal tipe A kini fokus pada penertiban operasional. Meski melayani 200 kendaraan dengan arus hingga 2.000 penumpang setiap malam, aktivitas di dalam terminal masih belum maksimal akibat maraknya bus yang menaikkan penumpang di luar area (terminal bayangan).

​”Kami sudah siapkan sarana dan prasarana di dalam. Sekarang kami menunggu ketegasan Dishub untuk penegakan regulasi. Jika penumpang terpusat di dalam, ekonomi kios-kios di sini akan hidup kembali seperti suasana di bandara,” ujar Elber, Selasa (21/4/2026).

​2. Terminal Mallengkeri: Jadi Pusat Logistik Malam Hari

​Berbeda dengan Daya, Terminal Mallengkeri kini tampil lebih cantik dengan pengaspalan jalan untuk menghalau genangan air. Menariknya, terminal ini akan disinergikan dengan Perumda Pasar Makassar sebagai lokasi relokasi pasar bongkar muat dari Jalan Veteran Utara.

Periklanan

Ad imageAd image

  • Konsep: Pasar bongkar muat sistem partai (berjualan dari kendaraan).
  • Waktu: Malam hari (agar tidak mengganggu operasional bus di siang hari).
  • Kapasitas: Mampu menampung sekitar 100 unit kendaraan pedagang.

​3. Terminal Toddopuli: Transformasi Menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH)

​Lahan seluas 9.600 meter persegi di Terminal Toddopuli bakal berubah fungsi menjadi ruang publik yang estetis. Bukan lagi sekadar tempat transit, kawasan ini dirancang untuk menjadi pusat kebugaran warga.

​”Konsepnya adalah Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dilengkapi jogging track, area parkir, hingga zona UMKM yang tertata rapi,” tambah Elber. Bahkan, ada potensi perluasan lahan hingga 1,6 hektare melalui kolaborasi dengan pihak Perumnas.

​Optimisme di Tahun 2027

​Pembenahan fisik yang masif di tahun 2026 ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pelayanan publik di masa depan. Perumda Terminal Makassar juga membuka pintu lebar bagi pihak swasta, termasuk penyediaan pool khusus untuk layanan transportasi berbasis aplikasi (ojek/taksi online) di dalam terminal.

​”Terminal bukan lagi sekadar titik transit, melainkan wajah kota yang mencerminkan kualitas pelayanan publik Makassar,” pungkas Elber.

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |