Efisiensi Anggaran, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Tolak Pengadaan Kendaraan Dinas Baru

7 hours ago 7

    ​Makassartoday.com, Makassar – Di tengah tren pejabat daerah yang kerap memperbarui fasilitas jabatan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, justru mengambil langkah kontras. Sosok yang akrab disapa Appi ini secara tegas menolak pengadaan kendaraan dinas baru di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar sepanjang tahun 2026.

    ​Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata terhadap efisiensi anggaran. Appi memilih tetap menggunakan kendaraan operasional peninggalan era kepemimpinan sebelumnya.

    ​”Saya sampaikan bahwa tidak ada pengadaan kendaraan dinas baru di Pemkot Makassar. Saya saja, sejak awal menjabat, menggunakan kendaraan operasional mobil listrik Hyundai Ioniq 5 keluaran 2023,” ujar Appi di Kantor Balaikota Makassar, Rabu (15/4/2026).

    ​Selain Ioniq 5, Appi mengaku masih memiliki unit cadangan Toyota Alphard keluaran tahun 2022 yang menurutnya masih sangat layak digunakan.

    Periklanan

    Ad imageAd image

    ​Prioritas untuk Kebutuhan Dasar Masyarakat

    ​Keputusan ini bukan sekadar pencitraan atau simbol kesederhanaan, melainkan strategi kebijakan untuk mengalihkan anggaran ke sektor yang lebih mendesak. Anggaran yang semula berpotensi terserap untuk pengadaan atau sewa kendaraan dialihkan ke program-program rakyat, antara lain:

    • Pendidikan: Penyediaan seragam sekolah gratis bagi siswa.
    • Infrastruktur: Percepatan perbaikan jalan hingga ke lorong-lorong permukiman.
    • Ekonomi: Subsidi iuran sampah gratis untuk meringankan beban warga.
    • Kesejahteraan: Pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga di wilayah kepulauan.

    ​”Kondisi medan di Makassar tidak ekstrem seperti di daerah lain. Jadi, saya bilang tidak usah belanja mobil baru. Saya pakai saja yang ada,” tegasnya.

    ​Nyaman dengan Mobil Listrik: “Seperti Bom-bom Car”

    ​Menariknya, Appi mengaku sangat menikmati penggunaan kendaraan listrik untuk mobilitas hariannya. Selain ramah lingkungan dan hemat karena tidak memerlukan BBM, aspek teknis di Makassar juga sangat mendukung.

    ​”Pernah ada satu kali kendala, tapi gampang. Di sini ada bengkel dan dealernya, jadi sangat aman,” tuturnya.

    ​Bahkan, politisi Partai Golkar ini melontarkan candaan mengenai kenyamanan berkendara dengan mobil listriknya di tengah kota.

    ​”Enak dipakai, seperti naik bom-bom car di dalam kota,” selorohnya.

    ​Penegasan bagi Seluruh OPD

    ​Instruksi ini tidak hanya berlaku bagi dirinya sendiri. Munafri memastikan bahwa kebijakan “puasa” mobil dinas baru ini berlaku menyeluruh di jajaran Pemkot Makassar.

    ​”Tahun ini, saya pastikan tidak ada pengadaan mobil dinas atau mobil operasional, baik untuk Wali Kota, Wakil Wali Kota, maupun jajaran Kepala Dinas,” pungkasnya.

    ​Dengan kebijakan ini, Pemkot Makassar di bawah kendali Munafri Arifuddin ingin memberikan sinyal kuat bahwa kesejahteraan warga harus jauh di atas kemewahan fasilitas pejabat.

    Read Entire Article
    Makassar Info | Batam town | | |