Makassartoday.com, Makassar – Belakangan ini, pengguna ponsel di Indonesia mengeluhkan lonjakan panggilan telepon dari nomor tak dikenal atau spam call. Fenomena ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga memicu kekhawatiran terkait keamanan data pribadi dan potensi penipuan digital (scam).
Berdasarkan laporan terbaru, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat panggilan spam tertinggi di Asia Pasifik. Banyak warga mengaku menerima panggilan robotik hingga puluhan kali dalam sehari, yang mayoritas berisi tawaran pinjaman online (pinjol), investasi bodong, hingga modus penipuan kurir paket.
Zulkifli Tahir, salah seorang warga Makassar, mengakui intensitas panggilan spam meningkat drastis dalam sebulan terakhir.
“Sering sekali ini (panggilan spam), ditelepon apakai nomor acak. Sangat mengganggu sekali,” keluhnya.
Hal senada dirasakan oleh pengguna media sosial yang ramai-ramai membagikan tangkapan layar riwayat panggilan mereka yang dipenuhi nomor asing. Selain gangguan kenyamanan, masyarakat mengkhawatirkan adanya kebocoran data pribadi yang membuat nomor ponsel mereka tersebar luas di kalangan telemarketer ilegal.
Apa Upaya Pemerintah?
Merespons keresahan ini, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah mengambil beberapa langkah strategis untuk menekan angka spam call, salah satunya, sistem Anti Spam-Scam.
Pemerintah tengah menguji coba sistem pemblokiran otomatis untuk nomor-nomor yang terdeteksi melakukan panggilan massal secara mencurigakan. Sistem ini diprediksi dapat menekan potensi kerugian negara akibat penipuan digital hingga triliunan rupiah.
Komdigi juga memperketat aturan registrasi kartu SIM prabayar. Saat ini, kepemilikan nomor dibatasi maksimal tiga nomor per NIK untuk individu, dan pemerintah berencana menerapkan verifikasi biometrik (seperti face recognition) guna mencegah penggunaan data orang lain untuk aktivasi kartu.
Masyarakat diimbau untuk aktif melaporkan nomor-nomor spam melalui situs resmi aduannomor.id. Nomor yang terbukti melakukan pelanggaran atau penipuan akan diblokir permanen oleh operator seluler atas perintah pemerintah.
Pemerintah juga mendesak operator seluler untuk meningkatkan fitur filter internal mereka guna menyaring panggilan robotik (robocalls) sebelum sampai ke perangkat pengguna.
Cara Menangkal Panggilan Spam Melalui Fitur Bawaan Ponsel
Tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan, sebenarnya ponsel Android maupun iPhone sudah dilengkapi dengan fitur “benteng pertahanan” untuk menyaring panggilan asing. Berikut adalah langkah-langkah praktisnya:
1. Untuk Pengguna Android (Fitur Google Spam Protection)
Sebagian besar ponsel Android (terutama yang menggunakan aplikasi Phone by Google) memiliki fitur deteksi otomatis.
- Buka Aplikasi Telepon.
- Ketuk ikon titik tiga di pojok kanan atas, lalu pilih Settings (Setelan).
- Pilih menu Spam and Call Screen.
- Aktifkan opsi See caller and spam ID. Fitur ini akan menampilkan peringatan merah jika nomor yang menelepon teridentifikasi sebagai spam.
- Aktifkan juga Filter spam calls untuk memblokir panggilan tersebut agar tidak berdering sama sekali di ponsel Anda.
2. Untuk Pengguna iPhone (Fitur Silence Unknown Callers)
Apple menyediakan fitur yang sangat efektif untuk membungkam semua nomor yang tidak ada di daftar kontak Anda.
- Buka menu Settings (Pengaturan).
- Gulir ke bawah dan pilih Phone (Telepon).
- Cari opsi Silence Unknown Callers (Heningkan Penelepon Tak Dikenal).
- Geser tombol ke posisi On.
- Catatan: Panggilan dari nomor asing tidak akan berdering, tetapi tetap akan muncul di daftar Recents dan dialihkan ke pesan suara (jika aktif).
3. Fitur Blokir Manual (Block List)
Jika ada satu nomor tertentu yang terus-menerus menghubungi, Anda bisa memutus aksesnya secara permanen:
- Buka riwayat panggilan.
- Tekan lama pada nomor yang mengganggu atau klik ikon “i” (info).
- Pilih opsi Block/Report Spam.
4. Fitur Bawaan Brand Tertentu (Samsung/Xiaomi)
Beberapa merek memiliki kerjasama khusus, misalnya Samsung dengan fitur Smart Call (didukung oleh Hiya).
- Buka Call Settings.
- Aktifkan Caller ID and spam protection. Ini akan membantu mengidentifikasi nama perusahaan atau kategori “Suspected Spam” saat telepon masuk.
Tips Tambahan: Jangan pernah menekan tombol angka apa pun saat menerima panggilan robotik (misal: “Tekan 1 untuk berhenti berlangganan”). Menekan tombol justru mengonfirmasi kepada sistem mereka bahwa nomor Anda aktif, yang berpotensi memicu lebih banyak panggilan di masa depan.
Editor: Ariel


















































