Makassartoday.com, Makassar – Perumda Parkir Makassar Raya terus bergerak masif membenahi sistem perparkiran di Kota Daeng. Kali ini, jajaran direksi menyambangi Kecamatan Mariso dalam agenda roadshow sosialisasi penataan dan rekrutmen juru parkir (jukir), Jumat (5/6/2026).
Langkah jemput bola ini sengaja dilakukan untuk memperkuat koordinasi dengan jajaran pemerintah setempat demi mewujudkan perparkiran yang tertib, aman, dan profesional.
Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, mengungkapkan bahwa Kecamatan Mariso menjadi salah satu dari 14 kecamatan yang masuk dalam daftar wilayah penataan strategis. Pertemuan ini difokuskan pada pembenahan data jukir serta pengetatan sistem rekrutmen di tingkat wilayah.
“Kami mendatangi seluruh kecamatan untuk membahas rekrutmen jukir dan penataan wilayah masing-masing. Ini krusial karena menyangkut pendataan, ketertiban, dan keamanan Kota Makassar ke depan,” tegas pria yang akrab disapa ARA ini.
Baca Juga
Warga Makassar Harus Tahu, Ini Cara Cerdas Tolak Tarif Parkir Mahal saat Event BesarSalah satu poin penting yang menjadi sorotan utama Perumda Parkir adalah masih maraknya jukir yang beroperasi namun berasal dari luar Kota Makassar. Oleh karena itu, sistem pendataan yang tertib dan terintegrasi menjadi harga mati agar seluruh jukir dapat teridentifikasi secara resmi.
“Dengan koordinasi yang kuat bersama pihak kecamatan dan kelurahan, persoalan teknis di lapangan seperti jukir luar daerah bisa kita selesaikan bersama. Ujung-ujungnya, ini akan memberikan manfaat bagi semua pihak,” tambah Adi Rasyid Ali.
Kecamatan Mariso Siap Kawal Penataan Potensi Parkir
Bak gayung bersambut, Camat Mariso, Andi Syahrir, menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas Perumda Parkir Makassar Raya. Menurutnya, sosialisasi ini mempermudah pihak kecamatan dan kelurahan dalam memberikan edukasi kepada warga terkait aturan parkir resmi.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat baik. Lewat sosialisasi ini, kami bisa bersama-sama memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat, khususnya di wilayah Mariso,” kata Andi Syahrir.
Ia membeberkan, wilayah Mariso memiliki beberapa titik dengan perputaran ekonomi yang tinggi, khususnya di Kelurahan Kunjungmae dan Kelurahan Mario. Kawasan tersebut padat oleh pusat aktivitas masyarakat, mulai dari rumah makan hingga warung kopi (warkop).
“Kawasan-kawasan itu punya potensi pendapatan parkir yang sangat besar. Memang diperlukan penataan yang matang agar potensinya maksimal mendukung pendapatan daerah, sekaligus tetap memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui program roadshow keliling kecamatan ini, Perumda Parkir Makassar Raya optimistis sinergi yang terbangun dengan pemerintah lokal mampu menyapu bersih parkir liar dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.
(Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh jajaran direksi, dewan pengawas, kepala bagian, kepala seksi Perumda Parkir Makassar, serta para lurah dan kepala seksi se-Kecamatan Mariso).
(AVD)


















































