Pemuda yang Lompat ke Sungai Pampang Ditemukan Meninggal Usai 2 Hari Pencarian

13 hours ago 9

Makassartoday.com, Makassar – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Asrul alias Omah (25), pemuda yang dilaporkan tenggelam dan terbawa arus di Sungai Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (20/5/2026) siang.

Jasad korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 14.45 WITA, setelah memasuki hari kedua operasi pencarian oleh puluhan personel gabungan.

“Pencarian hari kedua akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 85 meter dari lokasi diduga tenggelam,” ungkap Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan.

Andalkan Metode Gelombang Buatan

Andi Sultan menjelaskan, operasi pencarian hari kedua ini sudah dilakukan sejak pagi hari. Tim SAR membagi pergerakan dengan menyisir area dari titik awal korban hilang menuju ke muara sungai sejauh 500 meter menggunakan perahu karet.

Periklanan

Ad imageAd image

Selain melakukan penyisiran manual di sisi kiri dan kanan kanal sungai, tim di lapangan juga menggunakan trik khusus untuk memancing posisi korban.

“Tim membuat gelombang buatan menggunakan perahu karet bermesin tempel. Tujuannya agar terjadi pergerakan arus di sekitar lokasi pencarian,” jelas Sultan.

Strategi tersebut rupanya membuahkan hasil. Setelah beberapa kali metode gelombang buatan dilakukan, jasad Asrul akhirnya muncul ke permukaan. Tim SAR yang bersiaga langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kronologi Kejadian: Melompat Setelah Tenggak Miras

Peristiwa nahas ini bermula pada Selasa (19/5/2026) malam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bersama dua orang rekannya awalnya sedang berkumpul dan diduga menenggak minuman keras (miras) di sekitar lokasi.

Diduga karena merasa kepanasan dan berada di bawah pengaruh alkohol, ketiga pemuda tersebut tiba-tiba nekat melompat ke dalam aliran Sungai Pampang.

Dua rekan korban berhasil menyelamatkan diri dari derasnya arus sungai. Namun nahas bagi Asrul, ia justru terseret arus dan langsung tenggelam.

Imbauan Basarnas

Atas kejadian ini, Andi Sultan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Ia juga memberikan peringatan keras kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak melakukan tindakan berbahaya di sekitar area sungai.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang. Jangan melakukan aktivitas berlebihan di sekitar sungai, apalagi jika tidak bisa berenang,” tegas Sultan.

Menutup operasi SAR ini, Sultan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada puluhan unsur Potensi SAR yang telah bahu-bahu melakukan pencarian sejak hari pertama.

“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh unsur yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan. Semoga seluruh dedikasi yang diberikan bernilai kebaikan dan mendapat pahala,” pungkasnya.

Read Entire Article
Makassar Info | Batam town | | |